Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Lapor.go.id
PPID
Kalender Tanam
satu-layanan
TV-TANI
WBS
Saber Pungli
WBK
Ejurnal
perpus_digital
SKM
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 8 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 743993
Budidaya Kopi di Lahan Gambut, Potensi yang Terus Digali PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Tajul Iflah   
Selasa, 12 Juli 2016 22:53

Persaingan lahan kopi dengan tanaman lain mengharuskan adanya upaya pemanfaatan lahan-lahan sub optimal. Indonesia dikaruniai lahan gambut yang luas dan berpeluang dimanfaatkan untuk produksi kopi. Menurut Ir. Bambang Eka Tjahjana, lahan gambut harus dikelola secara berkelanjutan, karena memiliki sifat fisik dan kimia yang spesifik. Pengelolaan air (drainase) yang baik dan pemberian amelioran dapat dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah gambut agar dapat dimanfaatkan untuk budidaya kopi. Selain itu, budidaya kopi di lahan gambut juga harus memperhatikan kelas kesesuaian lahannya.

Lahan gambut (Dok: Tjahjana, 2016)

Salah satu daerah yang mempunyai lahan gambut luas adalah kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar), Provinsi Jambi. Lahan gambut di daerah tersebut tersebar di Kecamatan Tungkal Ulu, Kecamatan Pengabuan, Kecamatan Tungkal Ilir, dan Kecamatan Betara. Budidaya tanaman dilakukan secara polikultur. Jenis tanaman yang ditanam di lahan gambut Tanjabar diantaranya padi, jagung, kelapa, kopi, dan pinang. Adanya potensi lahan gambut tersebut memicu semangat pemerintah daerah untuk mengembangkan kopi jenis Liberioid. (Tajul Iflah/Dani)

 

Artikel terkait

script type="text/javascript"> $(document).ready(function(){ $('body').append(""+""); });