Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
SKM
WBS
TV-TANI
Saber Pungli
Ejurnal
satu-layanan
perpus_digital
WBK
Kalender Tanam
Sigap UPG
pui-balittri
Lapor.go.id
LPSE
PPID
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 33 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1525837
Workshop Evaluasi Kerja Sama Balitbangtan T.A 2016 PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Widi Amaria   
Senin, 12 Desember 2016 19:27

Balitbangtan menyelenggarakan Workshop Evaluasi Kerja Sama pada 8-9 Desember 2016, di Sentul Bogor. Peserta yang hadir adalah koordinator/staf kerja sama eselon 2 dan 3 lingkup Balitbangtan, dengan tim evaluator dari Profesor Riset Balitbangtan. Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian dan permasalahan kerja sama tingkat eselon 2 serta menghasilkan rumusan strategis kerja sama dalam dan luar negeri dengan mengacu pada konsep yang sudah dimiliki Balitbangtan.

Acara diawali dengan penyampaian materi serta diskusi dengan topik: (1) Arah kerja sama luar negeri pertanian (Ka Biro KLN), (2) Peraturan perizinan peneliti asing (Sekretariat TKPIPA Kementan), (3) Peraturan PNBP terkait kerja sama (Kabag Umum Sekretariat Balitbangtan), (4) Peraturan tentang pelestarian dan pemanfaatan sumber daya genetik (Anggota Komisi Nasional SDG).

Acara dilanjutkan dengan presentasi capaian dan permasalahan kerja sama dari Puslitbangtan, Puslitbanghorti, Puslitbangbun, Puslitbangnak, BB Padi, BB Pascapanen, BBSLDP, BB Biogen, BB Mektan BBP2TP, Pustaka, PSEKP. Sebagai penutup adalah penyampaian pokok-pokok pikiran kerja sama penelitian dan pengembangan sebagai berikut:

  1. (Semakin meningkatnya persaingan perdagangan komoditas pertanian yang ditentukan dari efisiensi serta mutu produksi. Teknologi pertanian harus berjalan dengan cepat sesuai meningkatnya tuntutan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama baik dalam maupun luar negeri.
  2. Keunggulan kompetitif dan penguasaan teknologi merupakan hal yang penting dan akan selalu menjadi kendala sehingga Balitbangtan terus berupaya meningkatkan kinerja melalui restrukturisasi program dan membangun kerja sama dalam merespon tuntutan kebutuhan pengguna.
 

Artikel terkait