-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 26 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 876480
Balittri kenalkan Kopi Arabika Spesialti Kepada Petani di Kabupaten Garut PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Rabu, 01 Maret 2017 21:43

Balittri bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, melaksanakan sosialisasi kopi Arabika spesialti pada tanggal 27 – 28 Februari 2017, di Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.  Peserta yang hadir pada sosialisasi tersebut 22 orang. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Garut.

Kopi Arabika spesialti adalah kopi yang mempunyai citarasa yang khas dan mempunyai skor nilai di atas 80.  Kopi Arabika spesialti dihasilkan dari buah kopi pada panen raya, buah kopi dipanen merah (masak fisiologis),  dan kebun kopi yang menerapkan budidaya organik. Indonesia memiliki kopi Arabika spesialti yang sudah terkenal ke berbagai negara diantaranya Kopi Gayo, Kopi Mandailing/Sidikalang, Kopi Java Preanger, Kopi Sindoro-Sumbing, Kopi Ijen-Raung/Kopi Java, Kopi Kintamani, Kopi Toraja, Kopi Bajawa dan Kopi Lembah Baliem.

 

Peluang usaha kopi Arabika Spesialti sangat menjanjikan.  Harga kopi Arabika spesialti (Rp. 90.000 – 120.000 per kg) lebih tinggi dibandingkan kopi Arabika biasa (Rp.50.000 – 60.000).  Permintaan kopi spesialti dari waktu ke waktu semakin meningkat.

Petani di Kabupaten Garut umumnya belum mengenal istilah kopi spesialti, padahal aspek lingkungan (tanah subur) dan teknis budidaya yang diterapkan (umumnya menggunakan pupuk organik), potensi untuk mengembangkan kopi Arabika spesialti di Kabupaten Garut peluangnya sangat besar.

 

Artikel terkait