Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Lapor.go.id
PPID
Kalender Tanam
satu-layanan
TV-TANI
WBS
Saber Pungli
WBK
Ejurnal
perpus_digital
SKM
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 46 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 741786
Peranan Kementerian Pertanian dalam Optimalisasi Lahan Pekarangan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Elsera BR Tarigan   
Senin, 10 April 2017 11:17

Harga cabai yang sempat mencapai ratusan ribu rupiah per kg, menjadi tantangan tersendiri bagi kementerian pertanian untuk bisa mengakomodir kebutuhan ibu rumah tangga. Pada tahun 2016, membentuk gerakan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan melalui pemberdayaan wanita yang dikoordinasikan oleh tim Penggerak PKK di masing-masing wilayah seluruh Indonesia.

Berlanjut pada tahun 2017 tepatnya 10 April di kantor Badan Litbang Peranian, Kementrian Pertanian bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK melaunching Gerakan Peran Serta Masyarakat dalam Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga Indonesia. Pada kesempatan ini Menteri Pertanian, Bapak Dr. Andi Amran Sulaiman melakukan telekonferensi dengan ketua Tim Penggerak PKK yaitu Ibu Erni Guntarti Tjahjo Kumolo yang berlokasi di desa Glesungrejo, Kec. Baturetni, Kab. Wonogiri, Jawa Tengah. Bersamaan dengan itu telekonferensi juga dilakukan dengan Tim Penggerak PKK yang berasal dari provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kamlimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

  

 

  

Melalui telekonferensi diberitakan bahwa penyaluran ratusan ribu bibit cabai telah dilakukan di masing-masing provinsi. Apresiasi oleh Kementerian Pertanian terhadap tim penggerak PKK beserta jajarannya yang menghasilkan perubahan harga cabai yang sangat signifikan seperti di pasar Induk. Disampaikan oleh Bapak Menteri bahwa pada tahun 2017 akan dialokasikan 200 Milyar rupiah untuk benih cabai dan sayuran.

 

 

Balittri sebagai Unit Pelayanan Teknis yang bertempat di Sukabumi juga ikut andil dalam acara tersebut dengan membagikan minuman cokelat dan kopi serta bibit tanaman kopi dan kakao. Sebelumnya 13 Maret 2017, Balittri juga sudah membagikan bibit tanaman cabai ke wilayah Kabupaten Sukabumi.

 

Artikel terkait

script type="text/javascript"> $(document).ready(function(){ $('body').append(""+""); });