Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBK
Ejurnal
PPID
Kalender Tanam
TV-TANI
WTP
satu-layanan
perpus_digital
WBS

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 49 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 562182
Pertemuan Koordinasi Perbenihan Tanaman Perkebunan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Senin, 29 Mei 2017 03:38

Pertemuan Koordinasi Perbenihan Tanaman Perkebunan dilaksanakan di Hotel Permata Bogor dari tanggal 22 sampai 24 Mei 2017.  Pertemuan dihadiri oleh peserta/nara sumber yang berasal dari Kementerian Pertanian (Ditjenbun, Badan Litbang Pertanian), Dinas yang membidangi perkebunan, Swasta (RPN) dan penangkar benih. Tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk: (1) menyamakan persepsi para pelaku perbenihan nasional dalam menerapkan aturan perbenihan, sekaligus (2) menjadi sarana koordinasi dan pemecahan masalah dalam membangun sistem perbenihan yang menuju kemandirian benih. Selain itu pertemuan ini diharapkan juga (3) dapat tercapainya komitmen para pelaksana kelembagaan perbenihan dalam mendukung penyediaan benih unggul bermutu sejak proses produksinya.

 

  

Dalam sambutannya Direktur Jenderal Tanaman Perkebunan menyatakan bahwa untuk mencapai keberhasilan peredaran benih unggul bermutu sejak dari proses produksi sampai dengan di petani, UPTD di setiap provinsi hendaknya diperkuat perangkatnya baik dari jumlah dan kompetensi Pengawas Benih Tanaman maupun perangkat sarana pengujian mutu benih seperti pengutuhan laboratorium. Kedepan, UPTD yang menangani produksi benih akan sangat berperan untuk menghasilkan benih unggul bermutu di setiap Provinsi, dan jika hal ini telah terlaksana maka kemandirian benih yang menjadi cita-cita perbenihan dapat kita capai.

Untuk itu sudah saatnya UPT produksi benih dilengkapi dengan SDM yang berkompeten dalam memproduksi benih sejak dari benih hingga menjadi benih siap salur ke petani. Direktur Jenderal Tanaman Perkebunan mengharapkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dapat berperan aktif memberikan pendampingan dalam proses produksi benih unggul bermutu tersebut.

 

  

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan pada acara tersebut menyampaikan  Rencana Pengembangan Pusat Perbenihan Perkebunan tanaman   kakao seluas 47 ha (Jabar, Sumbar, Sulsel, Sultra, Sulteng, dan Sulbar) dan Kopi Arabika serta Robusta 75 ha (Jabar, Lampung, Sulsel dan Aceh). Saat di  Balittri  terdapat Kebun Induk Kakao seluas 2,5 ha, kebun induk Kopi Arabika 1 ha, kebun entres kopi Robusta (1,2 ha) dan kebun entres karet 1 ha.