-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

perpus_digital
WBK
Lapor.go.id
Kalender Tanam
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Pakar Kopi
WBS
Sigap UPG
SKM
Ejurnal
Saber Pungli
PPID

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 33 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1145000
Leadership Training Untuk Mewujudkan Lumbung Pangan Dunia PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Asif Aunillah   
Senin, 17 Juli 2017 20:13

Pada tanggal 17 Juli 2017, telah berlangsung acara Leadership Training di Auditorium  Kementerian Pertanian. Acara ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan generasi muda pertanian wujudkan LUMBUNG PANGAN DUNIA 2045. Dalam sambutannya mewakili Menteri Pertanian, Bapak Heri Priyono menyampaikan pentingnya kedaulatan pangan. Pangan merupakan hak asasi manusia. Kelangkaan bahan pangan akan mengganggu ketahanan suatu bangsa. Oleh karena itu pangan menjadi isu yang krusial.

Perubahan iklim yang melanda dunia akan mempersingkat waktu tanam di negara subtropik. Indonesia yang berada di jalur Khatulistiwa punya kesempatan untuk mewujudkan mimpinya menjadi lumbung pangan dunia tahun 2045. Salah satu bukti potensi pertanian Indonesia yang luar biasa adalah ketika perekonomian negara dalam kondisi kritis, pertanian yang malah bergerak positif. Sektor yang termarginalkan ini, mampu menopang kebutuhan pangan nasional. Hampir setiap jangkar perekonomian bertumpu pada sektor ini.

Beliau menegaskan "Perlu mengubah pola pikir, ASN tidak hanya menjalankan rutinitas namun merupakan ladang amal untuk menyediakan pangan. Suatu keniscayaan datang ke kantor, absen, ke kantin lalu menunggu perintah atasan. Saudara harus tahu apa yang harus dilakukan hari ini, Minggu ini, dan bulan depan,". Mengakhiri sambutannya, Beliau membuka secara resmi Leadership Training 2017.

Pada acara inti, Ary Ginanjar, Founder ESQ 165, memberikan arahan pentingnya mengubah pola pikir agar semua yang bekerja di Kementerian Pertanian bukan hanya karena mendapatkan gaji, namun ada tujuan yang lebih mulia yaitu menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia yang berjumlah lebih dari 250 juta orang.

Di akhir sesi, Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, berkesempatan memberikan arahannya. Banyak yang  menyangsikan kemampuan Indonesia untuk swasembada, namun di tahun 2016 lalu Indonesia telah berhasil swasembada, padi, bawang merah dan cabai. Pada program swasembada selanjutnya, Amran menargetkan gula konsumsi di 2019, lalu swasembada kedelai di 2025, swasembada gula industri pada 2026, swasembada daging sapi pada 2033 dan impian puncaknya adalah menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045. Oleh karena itu, beliau ingin menggenjot seluruh pelaku di sektor pertanian termasuk SDM kementerian pertanian.

Pelatihan untuk pegawai Kementerian Pertanian dibawah umur 40 ini dimaksudkan agar motivasi kerjanya meningkat dari sebelumnya. Lebih lanjut, beliau menghimbau kepada Biro Organisasi dan Kepegawaian bapak Abdul Halim agar seluruh peserta yang hadir pada kali ini dipantau dan di follow up kesiapannya mewujudkan LUMBUNG PANGAN DUNIA 2045.