-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 18 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 872770
Solok Siapkan Diri untuk Menjadi Kota Percontohan Agrowisata di Sumatera Barat PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Syafaruddin   
Kamis, 21 September 2017 09:01

Pengembangan kawasan agrowisata merupakan program unggulan Kota Solok dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini mendapat dukungan penuh dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Implementasi dari MoU Balitbangtan dan Walikota Solok, salah satunya dengan kegiatan Focus Group Discussion pada tanggal 20 September 2017, bertempat di Baliarong 99 Rumah Dinas Walikota Solok. Pertemuan dihadiri oleh Walikota, Wakil walikota, Kepala UPTD lingkup kota Solok, Ninik Mamak, dan Bundo Kanduang. Dari Badan Litbang Pertanian hadir Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Petanian, Kapuslitbanghorti, Kepala Balai Lingkup Badan Litbang Pertanian; Balittri, Balittro, Balitbu, Balithi da BPTP Sumbar beserta para peneliti.

Acara diawali dengan sambutan wakil walikota Solok Reine DT Intan Batuah, ST., MM. Beliau mengharapkan kota Solok menjadi daerah unggulan terkait agrowisata. Reiner, menekankan pada pengembangan komoditas perkebunan seperti kopi, kakao, kemiri dan kayu manis. Disamping tentunya komoditas tanaman pangan dan hortikultura.  Kembali Reiner menginginkan kota Solok menjadi kota percontohan untuk kot-kota di provinsi Sumbar dalam hal  agrowisata.

Sekretaris Balitbangtan sebagai wakil dari kepala Balitbangtan,  menyampaikan peran dan tugas Balitbangtan serta menekankan untuk mengidentifikasi jenis plasma nutfah yang ada di wilayah yang akan dibangun agrowisata, sehingga keunggulan genetik lokal bisa terus terjaga. Dalam kesempatan ini,  Sesba juga memfokuskan kepedulian Balitbangtan untuk pengkayaan ilmu bagi stake holder di daerah “Kalau ada penugasan yang bersamaan antara daerah dan pusat, maka harus diutamakan yang di daerah” tegasnya.

Kapuslitbanghorti memaparkan tentang dukungan Balitbangtan. Beliau memulai dengan paparan tekait TTP Guguak dan TSP Koto Gaek, Sukarame yang telah dibuat oleh Balitbangtan. Kedua program ini bisa menjadi acuan dalam pembuatan kawasan agrowisata. Kapuslitbanghorti menyebutkan bahwa akan diprioritaskan penggunaaan varietas unggul terkait penyediaan benih bermutu yg nantinya akan ditanam pada areal agrowisata ini.

Termin selanjutnya adalah diskusi dan tanya jawab. Terlihat para peserta yg hadir antusias bertanya dan tentunya tim Balitbangtan semua berkontribusi memberikan jawaban sesuai dengan kepakaran bidangnya masing-masing. Kemudian acara dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi.

  


 

Artikel terkait