-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
PPID
satu-layanan
perpus_digital
Sigap UPG
Ejurnal
Kalender Tanam
SKM

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 15 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 895017
Pemantapan Lini Sarpras, Balitbangtan Adakan Rakor PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Syafaruddin   
Sabtu, 30 September 2017 08:18

Sarana dan prasarana (sarpras) menjadi hal yang sangat vital keberadaannya pada suatu instansi pemerintah, khususnya pada lembaga penelitian, karena performa dan peruntukan sarpras ini akan sangat berdampak pada kegiatan penelitian dan aktivitas kerja lainnya.


Mengantisipasi ketidaksinkronan dalam pengelolaan penggunaan dan pengadaan sarpras ini, maka Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mengadakan Rapat Koordinasi dengan pemangku kebijakan dan tim yang terlibat langsung seperti Pejabat Pembuat Komitmen dan Ketua Tim Penerima Barang dan Jasa di setiap Unit Kerja dan Unit Pelaksana Teknis lingkup Balitbangtan.

 


Rakor dilaksanakan di Grand Clarion Hotel, Makassar pada tanggal 28-30 September 2017. Tema yang diusung adalah "Arah Kebijakan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian". Dalam sambutannya, Kepala Balitbangtan menyampaikan arahan dan kebijakan terkait sarpras sekaligus membuka acara rakor.  "Sikap kehati-hatian merupakan elemen penting dalam pelaksanaan pengadaan dan pengelolaan sarpras. Semua harus dijalankan sesuai dengan peraturan yang berlaku" demikian ujarnya.

 


Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) antara Balitbangtan dengan Polda Sulawesi Selatan dan Pangdam XIV Hasanuddin. Narasumber yang turut memberikan paparannya adalah dari Inspektorat Jenderal-Kementan yang menyampaikan hasil pendampingan APBNP 2017 ke beberapa UK/UPT lingkup Balitbangtan. Sementara Kepala Biro Umum-Kementan hadir dengan topiknya "Mekanisme dan percepatan pengadaan barang dan jasa (lelang cepat dan swakelola)".


Rangkaian rakor diakhiri dengan kunjungan lapang ke dua destinasi, yaitu Kebun Percobaan Gowa-BPTP Sulsel, melihat perkembangan peternakan sapi dan pelaksanaan pengadaan pembangunan kandang (APBNP 2017). Lokasi yang menjadi tujuan field trip adalah Kawasan Agribisnis Kopi di Tana Toraja.

 


 

Artikel terkait