-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Sigap UPG
Lapor.go.id
Kalender Tanam
PPID
satu-layanan
Saber Pungli
SKM
WBS
TV-TANI
WBK
perpus_digital
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 48 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 776482
Badan Litbang Pertanian Siapkan Inovasi Teknologi untuk Kopi Kerinci PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Dani   
Minggu, 29 Oktober 2017 17:32

Tim dari Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, yang terdiri dari Dr. Fadjry Djufry (Kepala Puslitbang Perkebunan), Ir. Syafaruddin, Ph.D. (Kepala Balittri), dan Dani, M.Sc. (Peneliti Pemulia Kopi, Balittri), ditugaskan mendampingi Anggota IV BPK RI l, Prof. Dr. H. Rizal Djalil dalam kunjungan kerja ke Provinsi Jambi (26-28 Oktober 2017). Dalam kesempatan diskusi ringan, Rizal Djalil menyakinkan bahwa komoditas kopi tidak akan ada matinya karena pasar manca negara selalu terbuka lebar. Untuk itu, pengembangan tanaman kopi, khususnya jenis Arabika, perlu terus didorong. Badan Litbang Pertanian diharapkan dapat memberikan sumbangsih inovasi teknologi sekaligus tenaga ahli untuk membantu mengembangkan tanaman kopi Arabika di Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Kerinci.

Wilayah dataran tinggi, khususnya di Kabupaten Kerinci, Jambi sangat potensial untuk pengembangan kopi Arabika berkualitas tinggi. Hal tersebut terbukti dengan keberhasilan kopi Arabika Kerinci meraih juara satu dalam Kontes Kopi Spesialti Indonesia ke-9. Prestasi tersebut tidak lepas dari peran generasi muda penggiat kopi di Kabupaten Kerinci yang memiliki semangat tinggi untuk mengolah dan menyajikan kopi terbaik. Biji kopi yang dipetik dari dari dataran tinggi Pegunungan Kerinci menghasilkan karakter citarasa yang kompleks sehingga mendapatkan skor tertinggi.

Diskusi ringan antara tim Puslitbang Perkebunan bersama generasi muda penggiat kopi di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci membahas mengenai varietas unggul serta pengolahan pasca panen yang diterapkan. Kepala Balittri, Ir. Syafaruddin, Ph.D., menyarankan untuk mengeksplorasi varietas lokal kopi Arabika yang sudah dikembangkan sejak jaman kolonial Belanda. Bukan tidak mungkin varietas lokal tersebut menghasilkan biji kopi dengan mutu citarasa yang lebih mantap sehingga berpotensi dilepas sebagai varietas unggul baru. (Dani)

 

Artikel terkait