-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBK
perpus_digital
Ejurnal
Lapor.go.id
Sigap UPG
Kalender Tanam
PPID
satu-layanan
Saber Pungli
SKM
WBS
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 49 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 776289
Upaya Meningkatkan Kualitas Kopi Robusta Lampung PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Samsudin   
Jumat, 15 Desember 2017 20:59

Lampung Barat dikenal sebagai kabupaten penghasil kopi robusta terbesar di Provinsi Lampung. Bagi masyarakat Lampung Barat bertani kopi merupakan pekerjaan yang diwarisi dari para pendahulu mereka. Oleh sebab itu teknologi budidaya kopi di daerah tersebut terlihat jauh lebih maju dibandingkan dengan daerah lainnya. Sebagai contoh teknologi sambung pucuk dengan menggunakan cabang plagiotrof atau yang disebut dengan "tak en" sudah lama mereka lakukan untuk meningkatkan produktifitas kopi. Menurut penuturan Bapak Sunyoto (60 tahun) mantan staf Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat, produktifitas kopi robusta di Lampung rata-rata sudah mencapai diatas 1.5 ton/ha/tahun.

Akan tetapi sangat disayangkan tingginya produktifitas tersebut tidak diikuti dengan kualitas biji kopi yang baik. Hal ini disebabkan karena teknologi penanganan pasca panennya yang masih melalui proses olah kering dan tanpa sortasi. Oleh sebab itu Dinas Perkebunan dan Peternakan menyelenggarakan bimbingan teknis penanganan pasca panen kopi robusta. Acara yang digelar pada tanggal 14 Desember 2017 ini diikuti oleh 50 peserta dari dua kelompok tani, yaitu: Mukti Rahayu dan Karya Bersama.

Ibu Ir. Alfaizah, M.M yang mewakili Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung menyampaikan bahwa upaya peningkatan kualitas kopi robusta Lampung sudah harus dilakukan secara mandiri oleh para petani mengingat peluang permintaan kopi domestik sudah sangat tinggi. Narasumber yang mereka datangkan dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Sukabumi, Dr. Ir. Samsudin, M.Si tidak hanya menyampaikan teknologi penanganan pasca panen, tetapi juga memaparkan teknologi budidaya, pengendalian hama dan penyakit, serta perbenihan kopi robusta. Pada acara diskusi Bapak Sunyoto menyampaikan permohonan khusus kepada Balittri untuk membantu mempercepat pelepasan klon unggul kopi robusta Lampung Barat yang sudah dikerjakan oleh tim peneliti dari Balittri.

 

Artikel terkait