-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

satu-layanan
PPID
WBK
pui-balittri
TV-TANI
Sigap UPG
Lapor.go.id
perpus_digital
Ejurnal
Kalender Tanam
WBS
Pakar Kopi
Saber Pungli
SKM

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 37 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1250930
Bidikan Seorang Pangdam Demi Kemajuan Pertanian Indonesia PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Bayu Wirawan   
Kamis, 08 Maret 2018 19:53

Dalam rangka memenuhi undangan Pangdam III/Siliwangi Mayjen Doni Monardo, Kepala Balittri Ir. Syafaruddin, Ph.D bersama Rizka Bayu Wirawan, SP, MP (auditor madya Itjen Kementan) dan staf peneliti Balittri Asif Aunillah, STP, MSc. berkunjung ke Markas Kodam III Siliwangi Jl. Aceh Bandung pada hari Kamis sore, 8 Maret 2018. Rombongan diterima langsung oleh Pangdam beserta jajarannya (Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol. Inf. Mahfud, Waaster Letkol Arh Zainudin, dan Kepala Penerangan Kodam Kolonel Ariyanto) di ruang kerjanya selama kurang lebih 2 jam.

Dalam pertemuan tersebut dibicarakan beberapa hal :

1. Garis besar kegiatan Program Citarum Harum untuk mengembalikan "martabat" Sungai Citarum yang kondisinya sangat memprihatinkan akibat mengalami pencemaran dari hulu di Situ Cisanti Kabupaten Bandung hingga hilir di Muara Gembong Kabupaten Bekasi sejauh 270 km.

2. Visi mengembalikan kejayaan rempah-rempah  sebagai komoditas unggulan nasional bernilai ekonomi tinggi. Rempah-rempah merupakan plasma nutfah asli Indonesia yang pada abad ke-16 menjadi magnet bagi bangsa-bangsa Barat (Portugis, Belanda dan Inggris) untuk menancapkan kuku penjajahan selama 3,5 abad.

3. Pengembangan kemiri sunan sebagai sumber energi nabati di masa mendatang dalam kerangka Program Citarum Harum dengan melibatkan pihak TNI AD sebagai penggerak di lapangan dan swasta sebagai penyandang dana.

Pangdam juga mengapresiasi upaya Kementan yang tidak hanya terfokus kepada ketahanan pangan, melainkan juga melangkah lebih jauh dengan merintis program ketahanan energi melalui pengembangan bioenergi.

Di akhir pertemuan, Pangdam mengharapkan peran serta aktif seluruh stake holder (pemerintah, akademisi, sektor swasta) untuk bersama-sama peduli terhadap visi ketahanan energi sebagai salah satu dari lima pilar ketahanan nasional.