-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

PPID
Saber Pungli
WBS
TV-TANI
SKM
Kalender Tanam
perpus_digital
Pakar Kopi
pui-balittri
Ejurnal
satu-layanan
Lapor.go.id
Sigap UPG
WBK

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 16 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1152762
Peneliti Balittri Edukasi Pengelolaan Perbenihan Kopi di Jawa Tengah PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Minggu, 25 Maret 2018 10:15

Kegiatan Bimbingan Teknis  Pengelolaan Perbenihan Kopi yang diselenggarakan oleh Balai Perbenihan Tanaman Perkebunan, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah berlangsung  selama tiga hari (tanggal 21 – 23 Maret 2018), bertempat di Kabupaten Klaten (Desa Tegal Mulyo), Kabupaten Pemalang (Desa Pulo Sari), dan Kabupaten Boyolali (Desa Samiran), Provinsi Jawa Tengah. Peserta yang berpartisipasi pada kegiatan bimbingan teknis tersebut adalah petani kopi yang  tergabung dalam kelompok tani (sekitar 50 orang), penyuluh dan aparatur pemerintah daerah. Peneliti dari Balittri, Ir. Handi Supriadi, yang tampil sebagai nara sumber pada kegiatan tersebut menyampaikan materi Pengenalan Varietas/Klon Kopi dan Perbanyakan Bahan Tanam Kopi. Nara sumber lain yang tampil pada kegiatan tersebut berasal dari PTPN  IX Jawa Tengah, yang menyampaikan materi Budidaya Tanaman Kopi.

Kegiatan Bimtek dimulai dengan sambutan dari Kepala Dinas (atau yang mewakili) yang membidangi perkebunan di masing-masing kabupaten, kemudian dilanjutkan pengarahan dari Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah (diwakili oleh Kepala Seksi dari Balai Perbenihan Tanaman Perkebunan). Selanjutnya Balai Perbenihan Tanaman Perkebunan menyampaikan bantuan berupa biji kopi Arabika varietas Sigarar Utang yang bersertifikat sebanyak 4000 butir per Kabupaten. Selain itu, diberikan juga bahan-bahan untuk pembuatan bedengan dan polibag. Acara puncaknya adalah penyampaian materi (teori dan praktek) oleh nara sumber dari Balittri dan PTPN IX.

Berdasarkan hasil diskusi dengan petani di tiga kabupaten tersebut, jenis kopi yang ditanam di tiga kabupaten tersebut adalah Arabika yang ditanam pada ketinggian tempat 1000 – 1500 m dpl. Di Kabupaten Klaten dan Boyolali, tanaman kopi Arabika belum dibudidayakan secara luas, yaitu hanya ditanam di pematang kebun atau lahan pekarangan. Di Kabupaten Pemalang petani sudah mengusahakan dalam bentuk kebun dengan tanaman penaung Eucalyptus. Petani di tiga kabupaten tersebut menanam kopi Arabika menggunakan varietas Kartika, bantuan dari Pemerintah Daerah. Pengetahuan petani mengenai varietas/klon unggul kopi sangat terbatas dan umumnya belum mengetahui teknik perbanyakan bahan tanam yang sesuai dengan anjuran.

Melalui kegiatan bimbingan teknis tersebut diharapkan petani dapat melakukan perbanyakan bahan tanam kopi Arabika berupa biji, mulai dari perlakuan biji, pembuatan bedengan, penyemaian biji, pengisian polibag dengan media tanam, pemindahan benih (fase kepelan) ke polibag, pemeliharaan benih di polibag sampai benih siap salur. Dimasa mendatang petani diharapkan dapat memproduksi benih kopi Arabika secara mandiri.