-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

PPID
SKM
Saber Pungli
satu-layanan
perpus_digital
WBK
WBS
Sigap UPG
Ejurnal
TV-TANI
Kalender Tanam
Lapor.go.id

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 8 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 842638
Peran Balittri dalam Penyusunan Atlas Pengembangan Kawasan Karet, Kopi dan Kakao di Indonesia PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Selasa, 27 Maret 2018 02:25

Dalam rangka mewujudkan kebijakan pembangunan pertanian melalui pendekatan kawasan diperlukan data sumberdaya lahan berbasis spasial pada skala yang lebih detail, yaitu skala 1:50.000. Pada skala tersebut, data sumberdaya lahan memberikan informasi tentang potensi/kesesuaian lahan komoditas, kendala biofisik lahan, luas dan sebaran di suatu wilayah. Data sumberdaya lahan tersebut digunakan sebagai acuan penyusunan pengembangan kawasan komoditas pertanian serta rekomendasi pengelolaan lahan untuk mengoptimalkan produktivitas komoditas. Melalui pendekatan kawasan diharapkan daya saing wilayah dan komoditas pertanian akan dapat dirancang secara optimal karena dirumuskan berdasarkan potensi dan daya dukung sumberdaya lahan wilayah tersebut.

Biro Perencanaan Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Badanlitbang Pertanian pada tahun 2017, menyusun  Atlas Peta Potensi Pengembangan Kawasan untuk komoditas Hortikultura Cabai dan Bawang Merah Skala 1:250.000 di Seluruh Indonesia. Sedangkan pada skala yang lebih detail penyusunan Atlas Peta Pengembangan Kawasan Hortikultura Cabai dan Bawang Merah Skala 1:50.000 dilakukan di 8 kabupaten, komoditas perkebunan (Kopi, kakao, Karet, lada dan pala)  di 9 kabupaten, dan untuk sapi potong di 19 kabupaten terpilih.

Peneliti Balittri (Ir. Handi Supriadi) pada tahun 2017 berperan  aktif dalam   penyusunan Atlas Peta Potensi Pengembangan Kawasan untuk komoditas Karet di Kabupaten Musi Banyu Asin dan Musi Rawas, Sumatera Selatan;  Kopi Arabika di Kabupaten Bangli, Bali;  dan Kakao di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.  Tugas utama peneliti Balittri adalah menganalisis kondisi eksisting, permasalahan yang dijumpai di lapang dan memberikan rekomendasi pengelolaan komoditas karet, kopi Arabika dan kakao berdasarkan permasalahan yang dijumpai di lapang.  Pelaksanaan kegiatan di mulai dengan FGD, survey ke lapang,  pengolahan dan analisis data,  konsinyasi penyusunan laporan dan sosialisasi ke pihak pengguna. Atlas Peta Potensi Pengembangan Kawasan untuk komoditas Karet,  Kopi Arabika dan Kakao masing-masing untuk kabupaten Musi Banyu Asin, Musi Rawas, Bangli dan Konawe Selatan berserta narasinya sudah selesai disusun.