-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBK
WBS
Sigap UPG
Ejurnal
TV-TANI
Kalender Tanam
Lapor.go.id
PPID
SKM
Saber Pungli
satu-layanan
perpus_digital

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 18 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 841578
Orasi Pengukuhan Profesor Riset Badan Litbang Pertanian PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Elsera BR Tarigan   
Senin, 09 April 2018 13:50

Kementerian Pertanian dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia kembali melaksankan Orasi Pengukuhan Profesor Riset yang dilaksanakan di Auditoriun Utama Ir. Sadikin Sumintawikarta pada tanggal 9 April 2018. Profesor yang dikukuhkan pada hari ini adalah Dr. Ir. Sahardi, MS, Dr. Hasil Sembiring, M.Sc dan Dr. Made Jana Mejaya, M.Sc.


Majelis sidang dibuka oleh Kepala LIPI  Prof. Dr. Bambang Subiyanto, M.Agr dan pembacaan daftar riwayat hidup para calon profesor riset oleh sekertaris sidang (Kapusbin Diklat LIPI).


Dr.Ir. Sahardi, MS. lahir di Malela-Palopo,5 Juli 1957 menyelesaikan pendidikan jenjang S3 di Institut Pertanian Bogor dan memperoleh gelar Ahli Peneliti Utama 2008 dengan bidang kepakaran  Budidaya dan Produksi Tanaman. Orasi yang disampaikan berjudul Inovasi Teknologi Bididaya Padi Berbasis Tanaman Benih Langsung (Tabela) Super Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan. Tabela merupakan cara tanam padi tanpa persemaian dan sifatnya mudah,praktis, murah dan hemat tenaga.

Orasi ke dua disampaikan oleh Dr. Hasil Sembiring, MSc yang merupakan kelahiran Berastagi, Sumatera Utara 10 Februari 1960 dan memperoleh gelar Doktor dari Oklahoma State University Stillwater. Anak ke3 dari 7 bersaudara ini meraih jenjang Ahli Peneliti Utama pada tahun 2009 dengan bidang kepakaran Ilmu Tanah, Agroklimatologi dan Hidrologi. Orasi yang disampaikan berjudul Inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Berbasis Konservasi Sumberdaya Tanah dan Air Menuju Sistem Pertanian Presisi. Selama lebih kurang 20menit, Dr. Hasil Sembiring, M.Sc, memaparkan perkembangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) sebagai salah satu solusi terhadap  permasalahan dan tantangan sistem produksi padi nasional kedepan.

Terakhir orasi disampaikan oleh Dr. Made Jana Mejaya, M.Sc yang merupakan kelahiran Tejakula 3 November 1961. Lulusan University of Illionis ini meraih jenjang Ahli Peneliti Utama pada tahun 2015 dengan bidang kepakaran Pemuliaan dan Genetika Tanaman. Orasi yang dipresentasikan terkait Pengembangan Varietas Unggul Jagung Hibrida Adaptif Lahan Kering Mendukung Swasembada Jagung. Beberapa upaya dilakukan dalam peningkatan produktivitas jagung, diantaranya perluasan tanaman jagung hibrida dilahan kering, pemanfaatan varietas unggul jagung hibrida adaptif lahan kering dan dukungan pemerintah.

Setelah penyampaian ke tiga Profesor Riset, Menteri Pertanian dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Badan Litbang yaitu Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS. Beliau menyampaikan ucapan Selamat dan Apresiasi kepada para profesor riset yang baru dikukuhkan dan kepada para peneliti. Harapannya adalah semoga acara pada hari ini dapat memotivasi para peneliti di Badan Litbang Pertanian sehingga sumberdaya-sumberdaya di Badan Litbang Pertanian merupakan profesional-profesional yang handal dibidangnya. Profesor riset yang dikukuhkan pada acara ini merupakan urutan 129, 130 dan 131 dari 1850 total peneliti di Badan Litbang. Selain apresiasi, tantangan juga diberikan kepada ke-3 profesor riset yang pada intinya mengharapkan inovasi-inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat dalam sistem pertanian di Indonesia menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan.


 

Artikel terkait