-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBK
perpus_digital
Ejurnal
Sigap UPG
Lapor.go.id
Kalender Tanam
PPID
satu-layanan
Saber Pungli
SKM
WBS
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 37 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 777072
Reentry Program Petugas Belajar Balitbangtan: Upaya Penyegaran dan Update Informasi Kembali PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Ilham N.A. Wicaksono   
Sabtu, 07 April 2018 08:22

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan daya saing, Balitbangtan secara rutin mengirim stafnya untuk melaksanakan tugas belajar. Dengan kisaran masa studi 2 sampai 5 tahun, para lulusan S2 dan S3 tentunya ada yang ketinggalan mengikuti perkembangan Balitbangtan. Untuk itu, pada tanggal 3-6 April 2018 bertempat di Hotel Bogor Valley, Balitbangtan mengadakan reentry program bagi petugas belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penyegaran dan update informasi bagi petugas belajar sehingga mampu kembali mengikuti irama kerja Balitbangtan. Dari 100 lulusan petugas belajar, terdapat dua peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) yaitu Dr. Kurnia Dewi Sasmita, SP. MP. dan Ilham N.A. Wicaksono, SP. MSi.


Acara dibuka secara langsung oleh Kepala Balitbangtan Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS. Dalam sambutannya beliau berpesan bahwa ilmu yang kita dapat di bangku perkuliahan bukan etalase scientific semata namun harus ditransformasikan menjadi inovasi yang bermanfaat. Lebih lanjut beliau menekankan bahwa gelar yang kita sandang bukanlah hasil akhir, yang terpenting adalah bagaimana kita mengimplementasikan untuk kemaslahatan petani.

Pada sesi materi, narasumbernya antara lain kepala biro perencanaan, kepala biro organisasi dan kepegawaian, kepala BPATP, Kepala BBSDLP dan Kepala Puslitbangbun. Kapuslitbangbun Dr. Ir. Fadjri Djufri, MSi. menekankan bahwa penelitian jangan dimulai dari nol, harus ada lompatan teknologi dan melakukan penelitian yang dibutuhkan oleh petani. Beliau mencontohkan dengan perakitan varietas tebu dengan mutasi, selain itu beliau juga memaparkan model perbenihan yang bagus dengan salah satu contohnya adalah Balittri.

Peserta reentry juga mendapatkan materi Emotional Spiritual Quotient (ESQ) dengan harapan dapat mengelola kecerdasan emosi dan spiritual dengan baik. Selain itu, peserta mendapat tugas kelompok dan individu yang terkait dengan dinamika balitbangtan. Dengan kegiatan ini, diharapkan mampu memberi penyegaran dan siap bekerja di dunia nyata, menjadi insan yang handal untuk kemajuan Pertanian Indonesia.


 

Artikel terkait