-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBS
WBK
TV-TANI
Saber Pungli
Sigap UPG
Lapor.go.id
Ejurnal
pui-balittri
SKM
perpus_digital
PPID
Pakar Kopi
Kalender Tanam
satu-layanan

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 96 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1253991
Padupadan Kegiatan Balitbangtan: "Berikan Pancing Kepada Masyarakat, Bukan Ikan" PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Asif Aunillah   
Kamis, 19 April 2018 08:01

"Berikan pancing kepada masyarakat, bukan ikan", ujar Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., dalam sambutannya pada acara Padupadan Kegiatan Balitbangtan yang digelar di Bogor Icon Hotel and Convension yang berlangsung tanggal 16-18 April 2018.

Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan fokus program Kementerian Pertanian saat ini adalah pengentasan kemiskinan berbasis pertanian. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 26,58 juta orang (10,12 persen). Harapannya program ini dapat berjalan dengan baik dengan memberikan bantuan ternak dan benih tanaman perkebunan, serta hortikultura yang disertai dengan bimbingan teknisnya. Harapannya, dengan diberikan pancing, masyarakat dapat berkembang secara mandiri sehingga lebih sejahtera. Data pemetaan penduduk miskin perlu dilakukan agar pemberian bantuan dapat tepat sasaran.

Balitbangtan mendapat apresiasi dari Menteri Pertanian. SDM Balitbangtan sangat kompeten dalam semua lini, sehingga beliau mempercayakan posisi eselon 1 dan 2 di Kementan didominan oleh SDM yang berasal dari Balitbangtan.  Beliau punya harapan besar dari litbang kementerian pertanian, karena yang mampu mengubah wajah pertanian Indonesia itu dari litbang pertanian melalui inovasi pertanian.


Acara berikutnya dilanjutkan arahan oleh Kepala Balitbangtan, Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinkronisasi kegiatan antara balit dan BPTP. Ekspekstasinya pengembangan komoditas yang dikembangkan fokus pada komoditas prioritas yang telah ditetapkan, sehingga balai komoditas yang memiliki mandat banyak komoditas perlu memprioritaskan pada komoditas unggulan saja. Selain itu perlu penyelarasan mengenai makna pentingkan pengembangan TTP dan TSP agar manfaat kehadiran TTP dan TSP bisa dirasakan oleh masyarakat.


 

Artikel terkait