-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
PPID
satu-layanan
perpus_digital
Sigap UPG
Ejurnal
Kalender Tanam
SKM
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 34 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 895983
FGD Analisa Prediksi Indikator Mikro Kinerja Pembangunan Perkebunan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Ilham Nur Ardhi Wicaksono   
Jumat, 20 April 2018 07:57

Dalam rangka penyusunan Analisa dan Prediksi Indikator Mikro Kinerja Pembangunan Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan mengundang Kepala Puslitbang Perkebunan dan Kepala PSEKP beserta staf ahli komoditas kopi, kakao, lada dan tebu untuk hadir dalam Focus Group Discussion (FGD). Acara dilaksanakan pada hari selasa, 17 April 2018 bertempat di The Sahira Hotel, Bogor. Balittri menugaskan dua peneliti yang berkompeten untuk komoditas kopi dan kakao yaitu Dani, MSc. dan Ilham N.A. Wicaksono, MSi.

FGD tersebut membahas komoditas kopi, kakao, lada dan tebu dari sudut pandang budidaya, kebijakan, ekonomi, dan sosial. Acara dipandu langsung oleh tim analis yang berasal dari LPPM Unpad. Pemaparan awal menyajikan data terkait keempat komoditas sebagai dasar penyusunan prediksi. Selanjutnya dibuka sesi diskusi dimana semua peserta menyampaikan status terkini dari komoditas yang dibahas dan solusi yang dipandang baik untuk ke depannya. Diskusi berlangsung menarik karena semua aspek dari keempat komoditas dikupas satu persatu.

Tak terasa waktu bergulir dengan cepat, acara diskusi pun lewat hampir dua jam dari yang direncanakan. Namun semua pihak sadar bahwa poin-poin yang dihasilkan akan sangat berguna untuk pembangunan perkebunan ke depan. Tim analis memberi apresiasi yang tinggi terhadap saran masukan dari peserta sehingga informasi yang diperoleh cukup banyak. Mereka juga berharap penyusunan prediksi dapat berjalan lancar dan berguna bagi pembangunan perkebunan. Acara ditutup oleh Direktur Pengolahan Dan Pemasaran Hasil Perkebunan Ir. Dedi Junaedi, M.Sc. Beliau berharap acara semacam ini sering diadakan sehingga mempermudah sinkronisasi dari masing-masing komoditas dari hulu sampai hilir.

 

Artikel terkait