-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Ejurnal
TV-TANI
Lapor.go.id
Kalender Tanam
PPID
SKM
perpus_digital
WBS
Saber Pungli
satu-layanan
WBK
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 14 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 837738
Pelatihan Jaminan Mutu Analisis Pupuk dan Tanah PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Siti Aminah Handayani   
Jumat, 27 April 2018 07:43

Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) melaksanakan kegiatan pelatihan Jaminan Mutu Analisis Tanah dan Pupuk di Balai Penelitian Tanah pada tanggal 8 - 15 April 2018. Pelatihan diikuti sebanyak 38 peserta dari 9 balai penelitian di lingkup Balitbangtan (Balittri, Balittra, Balittro, Balitbu, Balittanah, Balitkabi, Balitsa, Balingtan, dan Balitpalma), 13 BPTP (BPTP Aceh, BPTP Kalimantan Timur, BPTP Bengkulu, BPTP Sumatera Barat, BPTP Sumatera Utara, BPTP Sumatera Selatan, BPTP Sulawesi Selatan, BPTP Yogyakarta, BPTP Riau, BPTP Kalimantan Barat, BPTP Jawa Tengah, BPTP Jawa Timur, dan BPTP Jambi), 4 Perguruan Tinggi (IPB, UNPAD, UGM, dan Universitas Andalas), 6 Puslit di lingkup PT. RPN (Puslit Teh dan Kina, Puslit Karet, Puslit Kopi dan kakao, P3GI, PPBBI, PPKS) dan 3 Perusahaan Swasta (PT. Mitra Agro Servindo, PT. Smart Tbk, dan PT. Astra Agro Lestari).

Pelatihan dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Muhammad Syakir, M.S. Dalam arahannya, Kepala Balitbangtan mengharapkan pelatihan peningkatan kompetensi jaminan mutu analisis tanah dan pupuk bisa berjalan dengan baik sehingga memberikan peningkatan kinerja dan akurasi untuk hasil laboratorium tanah dan pupuk di laboratorium masing-masing unit kerja. Selain itu juga diharapkan peningkatan pelayanan, meliputi ketepatan hasil, ketepatan waktu, ketepatan pelayanan, ketepatan memberikan senyuman pada konsumen yang merupakan bagian dari manajemen profesional.

Tujuan penyelenggaraan pelatihan yaitu untuk meningkatkan kompetensi, kapabilitas, dan kemampuan para analis di laboratorium dalam menganalisis tanah maupun pupuk, serta untuk meningkatkan jaminan mutu, karena output dari laboratorium merupakan data, sehingga hasilnya harus akurat, tepat, dan cepat. Adapun materi yang diberikan, meliputi sifat dan karakteristik tanah di Indonesia; implementasi jaminan mutu hasil pengujian di laboratorium tanah; analisis tanah rutin dan permasalahannya; jenis dan karakteristik pupuk; perhitungan dan pelaporan data hasil pengujian; evaluasi dan tindakan perbaikan untuk jaminan mutu; dan peningkatan profesionalisme SDM laboratorium.

Selain diberikan materi, dilakukan juga kegiatan praktikum di laboratorium tanah mulai dari cara pengerjaan pengujian tanah hingga evaluasi hasil pengujian dari peserta. Penutupan kegiatan pelatihan ini dilakukan oleh Kepala BBSDLP, Prof. Dr. Dedi Nursyamsi, M.Agr. Dalam sambutan penutupan, beliau mengemukakan untuk mencapai Swasembada pangan, Kementerian Pertanian melakukan program UPSUS (upaya khusus pencapaian swasembada pangan) dan  ini tidak terlepas dengan penggunaan lahan atau tanah. Selain itu selama ini, dari hasil penelitian yang dihasilkan Balitbangtan menunjukkan 40%  produksi komoditas pertanian dipengaruhi oleh sistem pemupukan. Oleh karena itu rekomendasi pemupukan sangat vital dan tergantung dari analisis tanah dan pupuk.

Balitbangtan telah menyusun rekomendasi pemupukan yang bersumber dari hasil analisis tanah dan pupuk yang dikeluarkan dari laboratorium. Jika data hasil analisis yang diberikan tepat, maka rekomendasi pemupukan juga akan tepat dan hasil produksi pertanian akan meningkat. Begitupun sebaliknya jika data hasil analisis yang diberikan berlebih atau tidak tepat maka rekomendasi pemupukan yang diberikan juga tidak tepat dan hasil produksi pertanian akan mengalami kekacauan. Semoga dengan adanya kegiatan pelatihan ini memberikan hasil-hasil rekomendasi yang akurasi dan presisi yang dapat digunakan oleh msyarakat luas.

 

Artikel terkait