Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

satu-layanan
TV-TANI
WBS
WBK
Saber Pungli
Ejurnal
perpus_digital
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 38 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 726683
Kabupatan Bogor Bergairah Mengembangkan Kopi Robusta PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Samsudin   
Rabu, 02 Mei 2018 08:57

Sentral produksi kopi Robusta selama ini identik dengan wilayah semenanjung pulau Sumatera, seperti Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi, padahal beberapa daerah di Jawa Barat juga mempunyai pertanaman kopi Robusta yang cukup luas, diantaranya adalah Kabupaten Bogor. Total luas pertanaman kopi di Kabupaten Bogor mencapai lebih dari 6.000 hektar, sebagian besarnya adalah kopi Robusta yang tersebar di beberapa kecamatan, terutama di Sukamakmur, Tanjungsari, Megamendung, Pamijahan, Cisarua dan Rumpin.

Keunggulan kopi Robusta Bogor adalah memiliki citarasa yang baik (fine), bahkan kopi Robusta yang berasal dari Kampung Cibulao, Tugu Utara, Cisarua, Bogor yang ditanam pada ketinggian 1.450 mdpl telah dinobatkan sebagai kopi terbaik dan meraih peringkat pertama dalam Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) di Takengon-Aceh dalam ajang Gayo Highland Sumatera Coffee Festival pada tanggal 21-23 Oktober 2016. Robusta Cibulao ini terpilih dari 65 peserta lainnya dan dinilai langsung oleh 12 master cupper international yang berasal dari Brazil, Jerman, Belanda, Jepang dan USA.

Melihat potensi komoditas kopi Robusta tersebut dan permintaan pasar yang semakin meningkat, maka sejak tahun 2015 Dinas Pertanian, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor terus mengembangkan kopi Robusta di wilayahnya dan memfasilitasi terwujudnya Indikasi Geografis (IG) Kopi Robusta Bogor. Sudah barang tentu, Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) sebagai mitra Distanhorbun Kabupaten Bogor juga ikut mendampingi program pengembangan kopi Robusta tersebut. Beberapa kegiatan yang mendapat pendampingan dari Balittri adalah Bimbingan Teknis (Bimtek) budidaya kopi, brigade pemangkasan kopi, pengendalian hama PBKo, pelatihan setek berakar, IG kopi robusta dan peremajaan kebun.

Pada acara Temu Teknis Pengembangan Kopi Rakyat Tahun Anggaran 2018 yang diadakan di Kampung Cibulao, pada tanggal 12 April 2018, Ir. Irma Villayanti (Kabid Perkebunan) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Balittri yang selama ini setia mendampingi mereka dalam mengembangkan perkopian di Kabupaten Bogor. Beliau juga menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2018 ini kabupaten Bogor mendapatkan bantuan benih kopi Robusta unggul dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Barat untuk peremajaan kebun kopi Robusta seluas 50 hektar, yang benihnya berasal dari Balittri.

Dr. Ir. Samsudin, M.Si. yang selama ini terlibat langsung dalam pendampingan program pengembangan kopi rakyat di Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah memberi perhatian khusus pada komoditas kopi. Semoga kerjasama yang telah dibangun selama ini akan memberikan dampak positif untuk memajukan perkopian di Kabupaten Bogor dan mensejahterakan para petaninya.

 

Artikel terkait

script type="text/javascript"> $(document).ready(function(){ $('body').append(""+""); });