Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBK
TV-TANI
WBS
Saber Pungli
Ejurnal
perpus_digital
Sigap UPG
PPID
Lapor.go.id
Kalender Tanam
SKM
satu-layanan

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 22 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 758391
Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian Medan, Fokus Menjadikan Tanaman Perkebunan sebagai Unggulan Komoditas PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Syafaruddin   
Senin, 07 Mei 2018 10:10

Seminar Nasional yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP), Medan pada tanggal 4 Mei 2018 di Aula Kampus STPP Jalan Binjai Km. 10 Medan, mengusung tema "Inovasi Teknologi Perkebunan Mendukung Perkebunan Berkelanjutan”. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan tentang inovasi teknologi perkebunan serta mendukung perkebunan berkelanjutan, khususnya bagi mahasiswa STPP sendiri maupun bagi peserta seminar (201 peserta). Stake holders yang hadir meliputi kalangan perguruan tinggi dan instansi terkait. Diantaranya STIPAP, UISU, UNPAB, UMSU, USU, UNPRI, BPP MULIA, BPP MEDAN KRIO, dan BPP BANGUN PURBA.

Ketua STPP Medan Dr. Ir. Chandra Indrawanto, M.Sc. membuka resmi acara seminar pada pukul 08:30. Dalam sambutannya, beliau mengharapkan ke depannya STPP akan lebih berkibar lagi dan menjadi rujukan nasional sebagai lembaga pendidikan yang memfokuskan  konsep tanaman perkebunan sebagai komoditas unggulan.


Tiga narasumber yang dihadirkan membawakan tema sesuai bidang kepakaran yang telah ditentukan oleh pihak panitia, dengan memadukan praktisi dan akademisi membuat nuansa seminar jadi lebih variatif. Paparan pertama disampaikan oleh Prof. Abu Hassan Ahmad, M.Sc. Ph.D yang merupakan dosen pada School of Biological Sciences, Universiti Sains Malaysia dengan materi “Sustainable Pest Management in Oil Palm Plantations”. Selanjutnya Dr. Ir. Dwi Praptomo Sudjatmiko, M.S. Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan menjadi pembicara kedua  dengan topik presentasi “Inovasi Pelayanan Perbenihan Tanaman Perkebunan”. Paparan ketiga disampaikan oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Ir. Syafaruddin, Ph.D dimana "Inovasi Teknologi Tanaman Kakao" menjadi tema dalam seminar kali ini.


Acara dipandu oleh moderator handal, seorang akademisi dari Universitas Sumatera Utara (USU), yaitu Ir. Yusak Maryunianta, M.Si.

Setelah paparan dari ketiga pembicara, sesi tanya jawab dan diskusi menjadi momen yang sangat dinantikan pastinya. Para mahasiswa sangat bersemangat untuk menanyakan hal-hal berkaitan dengan tema-tema yang diusung. Semua perwakilan universitas atau sekolah tinggi berkontribusi aktif dalam diskusi, sehingga moderator harus membatasi jumlah penanya. Semangat seperti ini menunjukkan jiwa muda dari para  mahasiswa saat ini yang sudah sangat sadar dan kritis akan pentingnya status perkebunan yang berkelanjutan. Para mahasiswa juga menyampaikan beberapa usulan positif demi kemajuan perkebunan di Indonesia.

Semoga antusiasme berseminar dan berdiskusi ini dapat memberikan nilai tambah bagi para mahasiswa dan semakin menyadarkan kita semua pentingnya sebuah inovasi. Rencana berikutnya akan dilaksanakan hal yang sama dengan mengundang pakar-pakar perkebunan dari swasta ataupun perusahaan yang bergerak di bidang tanaman perkebunan. Demikian disampaikan Chandra Indrawanto dalam kesempatan diskusi ringan di ruang kerjanya setelah acara selesai.


 

Artikel terkait

script type="text/javascript"> $(document).ready(function(){ $('body').append(""+""); });