Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

satu-layanan
TV-TANI
WBS
WBK
Saber Pungli
Ejurnal
perpus_digital
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 34 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 726679
Open Government Policy Menuju Good Governance, Peran Serta PPID Kementan Wujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Arifa Chan & Diah Ayu Rahmawati   
Kamis, 10 Mei 2018 18:03

Menyongsong Indonesia Emas tahun 2045, Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia telah mencanangkan berbagai program dan kebijakan menuju Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045 untuk kesejahteraan petani dan seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap komponen di Kementan termasuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) turut berperan serta dalam menderaskan informasi bidang pertanian.

Sebagai tindaklanjut optimasi pengelolaan dan pelayanan informasi kepada publik, pada tanggal 8-9 Mei 2018, PPID Utama Kementan mengadakan Rapat Koordinasi PPID Lingkup Kementan dengan tema “Peran PPID dalam Penderasan Informasi, Menyongsong Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045”. Acara yang bertempat di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian tersebut dihadiri oleh seluruh PPID Pelaksana Eselon I, PPID Pelaksana UPT, dan PPID Pembantu Pelaksana lingkup Kementan.

Acara diawali dengan laporan dan pembacaan agenda rakor oleh Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, yang selanjutnya dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Syukur Irwantoro. Dalam sambutannya sekjen menegaskan, setiap badan publik wajib menyediakan dan melayani permohonan informasi secara cepat, tepat, efisien, dan profesional, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

“Dengan mengadopsi pemerintahan terbuka dan mengoptimalkan layanan, kita akan mampu mendorong partisipasi rakyat agar lebih terlibat dalam pembangunan khususnya pertanian, sehingga akan terbangun legitimasi dan kepercayaan publik serta mendorong terciptanya Good Governance”, tegas sekjen.

Pada kesempatan tersebut sekjen juga me-launching redesign website Kementan yang diharapkan dapat menjadi platform acuan oleh seluruh website lingkup Kementan dibawahnya sehingga dapat menjadi satu kesatuan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ibnu Hamad, tentang strategi komunikasi publik untuk penderasan informasi publik yang produktif dan akuntabel; serta paparan dari Komisioner Komisi Informasi Pusat, Romanus Ndau Lendong, tentang visi keterbukaan informasi publik.

Sesi selanjutnya menghadirkan narasumber dari PPID Kementerian Keuangan yang memaparkan tata kelola informasi publik di Kementerian Keuangan, narasumber dari Pusat Data dan Informasi Pertanian Kementan yang memaparkan materi tentang pemanfaatan layanan berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung keterbukaan informasi publik di Kementerian Pertanian, serta paparan dari Kepala Biro Humas dan IP tentang kebijakan pengelolaan informasi publik lingkup Kementan.

Pada hari kedua, dilaksanakan workshop bagi peserta rakor yang terbagi menjadi 4 kelompok kerja, antara lain: Workshop e-document portal PPID Kementan, workshop penyusunan dan penyajian daftar informasi publik di website masing-masing unit kerja dan unit pelaksana teknis, workshop entry dan input data IndoAgropedia, dan workshop penderasan informasi publik melalui media sosial.

Acara rakor diakhiri dengan evaluasi tindaklanjut serta laporan workshop oleh masing-masing kelompok kerja dan ditutup oleh Kepala Biro Humas dan IP. Dengan berakhirnya rakor PPID tahun 2018 ini diharapkan pengelolaan dan pelayanan informasi publik lingkup Kementan dapat mengoptimalkan penderasan informasi yang transparan dan akuntabel bagi masyarakat, sehingga penerapan open government policy menuju good governance dapat mendukung program dan kebijakan Kementan mewujudkan Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia tahun 2045.

 

Artikel terkait

script type="text/javascript"> $(document).ready(function(){ $('body').append(""+""); });