-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 23 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 876721
Benih Kopi Gratis untuk Petani Subang PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Syafaruddin   
Senin, 02 Juli 2018 09:01

Meningkatnya animo masyarakat tani dan pelaku usaha perkopian, memberikan dampak pada meningkatnya pengembangan pertanaman kopi baik arabika maupun robusta di beberapa wilayah di Indonesia. Demikian halnya dengan petani di daerah Kabupaten Subang, banyak yang tertarik untuk mengembangkan tanaman kopi di wilayahnya Desa Mekarjaya, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang. Petani tersebut adalah Sadili, Rumi, Aeni, Sutrisno dan Zaenal Abidin. Berawal dari informasi yang mereka baca di website, bahwa ada pembagian benih kopi gratis dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri).

Para petani juga menceritakan bahwa beberapa tahun yang lalu mereka juga sempat menanam kopi untuk mata pencahariannya, terutama untuk tanah kebun (bukan sawah). Tetapi kemudian tergantikan oleh tanaman perkebunan lainnya, sehingga mereka menebang semua tanaman kopi yang saat itu dianggap kurang memberikan nilai tambah. Namun dengan banyaknya permintaan kopi dan juga dengan menjamurnya cafe-cafe atau warung kopi, membuat mereka tergerak kembali untuk merevitalisasi lahan-lahan yang terbengkalai dan kurang produktif dengan mencoba menanam kopi, khususnya robusta, mengingat daerah ini  relatif berada pada dataran rendah.

Sebagai lembaga penelitian yang salah satu fungsinya adalah diseminasi hasil penelitian, maka Balittri menyambut permintaan petani tersebut dengan membagikan benih kopi robusta. Pada saat kunjungan ke lokasi pada tanggal 29 Juni 2018, team Balittri membawa langsung sebanyak 700 pohon benih kopi yang siap tanam, yang rencananya akan dijadikan demplot dan percontohan pertanaman kopi untuk masyarakat Desa Mekarjaya dan sekitarnya. Sedangkan untuk skala yang lebih besar, mereka akan menanam pada lahan-lahan yang sudah diperuntukkan dengan luasan minimal dua-empat hektar/petani.

Minat dan animo masyarakat untuk pengembangan kopi ini, perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang berkompeten, sehingga tekat pemerintah untuk mengembalikan kejayaan rempah dan perkebunan lainnya bisa diwujudkan segera, sebaliknya upaya mewujudkan pemakmuran taraf hidup petani juga akan dapat tercapai. Petani Indonesia makmur!


 

Artikel terkait