-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 18 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 876716
Optimasi Peran PPID dan Kehumasan Menuju Transparansi Informasi Publik PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Arifa Chan   
Kamis, 05 Juli 2018 07:49

Menindaklanjuti Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) tempo hari, Kementan mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Informasi Publik Wilayah Tengah pada tanggal 28-30 Juni 2018. Acara yang berlangsung di Spencer Green Hotel dan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) Batu, Malang, Jawa Timur tersebut diikuti 62 Satuan Kerja (satker) PPID Eselon I, II dan III lingkup Kementan.

Acara diawali dengan laporan dan pembacaan agenda bimtek oleh Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, SP, M.Agr., Ph.D,, yang dilanjutkan dengan materi pengelolaan informasi publik melalui portal PPID. Portal PPID merupakan wadah dan jembatan bagi pejabat pengelola dalam menyediakan serta memberikan informasi sesuai Undang-undang No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Hal tersebut mutlak harus dikuasai dan dilaksanakan oleh seluruh PPID di lingkup Kementan.

Di hari kedua, sesaat sebelum melakukan kunjungan kerja ke Balitjestro, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Ir. Syukur Iwantoro, MS. MBA, berkesempatan membuka acara bimtek dan memberikan arahan kepada peserta bimtek. Dalam sambutannya, Sekjen berharap jajaran PPID lingkup Kementan dapat mengimplementasikan apa yang menjadi tugas dan fungsi PPID bersinergi dengan kehumasan, serta mampu mengidentifikasi setiap kendala sehingga pemetaan masalah di tiap PPID dengan mudah dapat segera dicarikan solusinya.

“Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) adalah warna wajah Kementerian Pertanian, jika merah warna PPID, maka merah pula wajah Kementan. Untuk itu, sesuai tujuan dari pemerintahan terbuka maka transparansi informasi mau tidak mau harus kita dukung sepenuhnya. Apa yang telah dikerjakan, dihasilkan, dan dimanfaatkan (Kementan-Red) oleh rakyat sesegera mungkin disampaikan kepada masyarakat”, tegas Sekjen.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Dr. Ir. Hardiyanto, M.Sc, dan tayangan profil Balitjestro selaku tuan rumah. Selanjutnya acara diisi oleh pemaparan materi dari beberapa narasumber tentang strategi pengelolaan informasi publik melalui website dan media sosial, serta peningkatan dan penguatan peran PPID bersinergi dengan kehumasan. Beberapa hal yang menjadi catatan penting dalam diskusi adalah keseragaman pengelolaan dan penyamaan persepsi tentang keterbukaan informasi publik, hal tersebut menjadi dasar teknis pengelolaan sehingga apa yang dibuka dan disampaikan kepada publik dapat dipertanggungjawabkan.

Pada hari ketiga, acara dimulai dengan diskusi dan praktek aplikasi portal PPID Kementan dilanjutkan dengan evaluasi dan tindaklanjut bimtek secara keseluruhan serta penutupan. Diharapkan dengan adanya bimtek pengelolaan informasi publik ini dapat meningkatkan peran PPID dan Humas Kementan dalam menderaskan informasi tentang capaian dan kinerja Kementan, serta memberikan layanan informasi secara transparan kepada publik sesuai undang-undang.

 

Artikel terkait