-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

PPID
satu-layanan
Saber Pungli
SKM
WBS
TV-TANI
WBK
perpus_digital
Ejurnal
Sigap UPG
Lapor.go.id
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 32 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 777067
Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelola Publikasi Ilmiah Lingkup Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Cici Tresniawati   
Rabu, 18 Juli 2018 07:40

Kamis, 5 Juli 2018, beberapa penulis, anggota dewan redaksi dan pengelola publikasi Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) mengikuti acara Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelola Publikasi Ilmiah Lingkup Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan di Ruang Pertemuan lantai 2 Puslitbangbun, Bogor. Acara dibuka oleh Ir. Jelfina C Allow, M.Si., Ph.D Kasubag KSPHP, Puslitbangbun. Jelfina mengungkapkan Publikasi ilmiah merupakan wadah bagi para peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian dan inovasi. Kualitas publikasi ditentukan oleh kerjasama antara penulis, dewan redaksi, dan pengelola publikasi. “Perlu adanya regenerasi redaksi pengelola sehingga jurnal dapat direakreditasi dan survive dan tetap menjadi wadah bagi publikasi para peneliti ditengah aturan-aturan publikasi karya ilmiah yang semakin kompleks” tegasnya.

Aq

Pada kesempatan yang sama, peserta mendapatkan beberapa materi mulai dari Etika Publikasi ilmiah, Jurnal Review Perspektif , Copy Editing, hingga Open Journal System (OJS) dan Referrence Management. Prof. Dr. Elna Karmawati, MS. selaku Ketua Penilai Peneliti Instansi, Balitbangtan menyampaikan publikasi yang baik tidak terlepas dari tiga pilar Kode Etika, yaitu Etika Peneliti, Etika Penelitian, dan Etika Publikasi Ilmiah. Plagiarisme, fabrikasi, falsifikasi, duplikasi, fragmentasi/salami, dan pelanggaran hak cipta data atau isi harus dihindari. Prof. Dr. Deciyanto Soetopo, MS. Selaku Ketua Dewan Redaksi KTI Review Persepektif, Puslitbangbun juga berpendapat bahwa peneliti berkualitas adalah peneliti yang mampu melaksanakan TUPOKSI nya sebagai peneliti mulai dari merencanakan penelitian, melaksanakan penelitian, menganalisis data penelitian, melaporkan hasil penelitian secara ilmiah, dan melakukan review hasil-hasil penelitian. Ia pun menekankan karya tulis yang berupa review memiliki gaya penulisan yang unik, sehingga diperlukan kecakapan menulis dari peneliti sendiri.

Dalam membuat sebuah karya tulis ilmiah peneliti dituntut untuk bisa menghasilkan karya tulis ilmiah yang Clear, Correct, Concise, Comprehensible, dan Consistent. Peneliti dituntut memiliki kemampuan dalam references management. Mitra Bestari dan Dewan editor memiliki kepekaan dan jeli dalam melihat substansi dari suatu naskah publikasi, sehingga apabila terdapat suatu hal yang ganjil dapat melakukan klarifikasi dan memberikan saran kepada penulis. Pengelola jurnal melakukan sirkulasi dan layout editing seperti memeriksa cara penulisan yang baku. Dibutuhkan kecakapan dalam mengelola jurnal berbasis OJS.


 

Artikel terkait