-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

satu-layanan
Ejurnal
Kalender Tanam
SKM
TV-TANI
Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
perpus_digital
PPID
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 21 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 898421
BPTP Sumut dan Balittri Upayakan Peningkatan Produktivitas Kopi Arabika PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Syafaruddin   
Jumat, 03 Agustus 2018 07:45

Sinergisitas peneliti dalam peningkatan dan pengembangan inovasi adalah suatu hal yang mutlak diperlukan, sehingga ide-ide brilliant yang tadinya hanya sebatas lingkup sendiri, dapat dirangkum dalam sebuah gagasan yang lebih besar dan bisa memberikan kontribusi nyata. Demikian halnya yang dilakukan oleh para peneliti BPTP Sumatera Utara, diantaranya  Dr. Evawaty Sri Ulina SP, M.AgrSc., Ir. P. Nainggolan, M.Si., dan Tommy Purba, S.TP., serta peneliti dari Balittri Ir. Syafaruddin, Ph.D melakukan kegiatan langsung ke lapangan pada tanggal 26-27 Juli 2018 yang berlangsung di Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. Hal ini untuk mendukung kegiatan penelitian dengan skema KP4S yang berjudul “Kajian Teknologi Peningkatan Produktivitas dan Kualitas Kopi Arabika di Sumatera Utara”. 

Kopi, khususnya Arabika merupakan salah satu komoditas andalan dari Provinsi Sumatera Utara dan mendominasi produksi total kopi Arabika di Indonesia. Tapanuli Utara sebagai Kabupaten yang merupakan daerah sentra produksi kopi Arabika di Sumatera Utara, pada saat ini produksinya sangat tidak menjanjikan, sehingga income petani pun jauh menurun. Untuk mengangkat kembali citra kopi Arabika di Sumatera Utara ini, diperlukan usaha dan semangat tinggi dari semua komponen yang terlibat dalam upaya peningkatan produksi dan faktor pendukung lainnya. Pendekatan secara kondusif ke para petani kopi juga sangat perlu dilakukan, mengingat banyaknya petani yang beralih ke tanaman hortikultura yang tentu saja turut berdampak pada pengurangan produksi kopi Arabika secara keseluruhan. 

Pendekatan yang diupayakan oleh tim peneliti Badan Litbang Pertanian, yaitu dengan melakukan diseminasi langsung ke kawasan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai sentra kopi Arabika, seperti halnya memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada Kelompok Tani Saurdot yang beranggotakan sekitar 60 petani. Pada kesempatan tersebut, Ir. Syafaruddin, Ph.D. memaparkan topik budidaya tanaman kopi sesuai dengan tema yang diminta. Dalam keterbatasan fasilitas pun, bimtek berjalan sesuai rencana, durasi sekitar tiga jam mulai dari paparan dan sesi tanya jawab (diskusi), membuat suasana bimtek jadi hidup. Diskusi dilangsungkan di setiap topik paparan, para petani kopi sangat bersemangat bertanya dan menggali pengetahuan. Pada saat bimtek ini hadir juga perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Toba Samosir, yaitu Frisda Napitupulu, S.P, sebagai Kepala Bidang Perkebunan.

Setelah acara bimtek, kegiatan berlanjut ke Kebun Percobaan Gurgur untuk melihat dan mendiskusikan rencana pembuatan Kebun Induk (KI) kopi Arabika, yang nantinya akan digunakan sebagai salah satu tempat untuk memproduksi sumber benih bersertifikat. Lokasi KI telah ditentukan dengan luasan minimal 1 Ha. Dari segi persyaratan KI, sudah sangat mendukung dan memenuhi semua syarat yang diperuntukkan, sehingga penataan KI juga sudah bisa disiapkan tahun ini. Semoga kegiatan bimtek dan penelitian terhadap kopi Arabika ini dapat memberikan manfaat nyata, untuk tujuan utama, yaitu mengembalikan citra dan meningkatkan produksi kopi Arabika di wilayah Sumatera Utara.

 

Artikel terkait