-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
perpus_digital
WBS
Saber Pungli
satu-layanan
WBK
Ejurnal
Sigap UPG
TV-TANI
Lapor.go.id
Kalender Tanam
PPID

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 22 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 805393
Elsera Br Tarigan, Penerima Beasiswa SAINTEK Kemenristek DIKTI 2018 PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Elsera Br Tarigan   
Selasa, 28 Agustus 2018 12:07

Peningkatan kualitas dan kompetensi SDM ASN terus dilakukan pemerintah, baik melalui pelatihan, pendidikan lebih lanjut ataupun seminar-seminar. Demi terwujudnya program tersebut, maka Kemenristek DIKTI memberikan beasiswa program Magister dan Doktor, salah satunya beasiswa SAINTEK Kemenristek DIKTI tahun 2018.

Seleksi dilakukan dari bulan Maret 2018 sampai akhir seleksi sehingga diperoleh pegawai pelajar program Doktor sebanyak 27 orang dan Magister sebanyak 102 orang, salah satunya pegawai Balittri yaitu Elsera Br Tarigan. Sebanyak 129 orang ASN yang telah lulus melewati seleksi mengikuti pembekalan kepada pegawai pelajar yang bertempat di Hotel Ambhara pada tanggal 28 Agustus 2018.

Sambutan diberikan oleh Kasubid. Kualifikasi SDM yaitu Bapak Ari Putra, yang menjelaskan bahwa harapan dari program SAINTEK Kemenristek DIKTI diantaranya lulus tepat waktu, menghasilkan lulusan berkualitas (menghasilkan publikasi internasional dan paten) dan meningkatkan kinerja instansi. Dalam paparannya beliau mengatakan bahwa Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara maju seperti Korea yang memiliki sekitar 1000 peneliti/juta penduduk. Berbeda dengan Indonesia memiliki hanya sekitar 270 peneliti/juta penduduk, sehingga perlu sekitar 257 ribu ASN dengan pendidikan S2 dan S3 oleh karen itu program peningkatan kualitas pendidikan ASN perlu terus ditingkatkan.

Acara selanjutnya pemberian arahan oleh Dirjen Sumber Daya IPTEK dan DIKTI yaitu Prof. Dr. Ali Gufron Mukti, M.Sc., Ph.D. Beliau menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan SDM berintegritas dalam pengembangan inovasi dan teknologi. Suatu bangsa akan maju jika inovatif seperti negara Swedia. Indikator suatu negara maju salah satunya adalah jumlah publikasi. Dengan beberapa program yang dibuat oleh Kemenristek maka pada tahun 2018, Indonesia sudah beranjak ke posisi dua setelah Malaysia dalam tingkat ASEAN. Dimana tahun sebelum sebelumnya Indonesia berada di posisi 4 dengan jumlah publikasi sebanyak 5459. Beliau mengharapkan dengan peningkatan kualitas SDM melalui program beasiswa magister dan doktoral ini dapat mendongkrak jumlah publikasi. Bahkan publikasi yang bertaraf internasional ataupun seminar internasional akan difasilitasi dan diberikan insentif.

Tentang hak, kewajiban dan sanksi juga dijelaskan kepada pegawai pelajar secara detail oleh bagian perencanaan dan pengembangan biro SDM Kemenristek DIKTI yaitu Ibu Triyuliawati. Sharing knowledge oleh alumni penerima beasiswa saintek Kemenristek DIKTI terkait pengalaman selama masa perkuliahan terkait persiapan masa perkuliahan dan penelitian.