-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
Ejurnal
Saber Pungli
Kalender Tanam
WBK
PPID
Lapor.go.id
perpus_digital
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Pakar Kopi
WBS
Sigap UPG

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 44 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1150409
Talkshow Kakao: Balittri Jalin Sinergi dengan Stakeholder PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Nur Ajijah dan Lia Anggraini   
Rabu, 31 Oktober 2018 07:30

Dalam rangka memperingati hari kakao Indonesia tahun 2018, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan RI menyelenggarakan talkshow yang bertajuk “Peran Swasta dalam Mendukung Peningkatan Produksi Kakao Nasional”. Acara yang berlangsung pada Kamis (25/10) ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Ir. Bambang, M.M. selaku Direktur Jenderal di  Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementan RI, Anwar Adnan Saleh selaku pelopor Gerakan Nasional Kakao, Ir. Achmad Manggabarani, M.M selaku mantan Direktur Jenderal Ditjenbun Kementan RI,  dan Fay Fay Cho selaku Direktur Mars Incorporated. Balittri juga mengirimkan peneliti Dr. Nur Ajijah, S.P., M.Si. untuk ikut serta  dalam acara ini.


Pada kesempatan ini disampaikan pula agar swasta tidak hanya berperan pada sektor hilir melainkan juga harus bisa berperan di sektor hulu, agar ke depan pemenuhan bahan baku kakao tidak bergantung pada impor. Talkshow ini semakin terasa menarik manakala, peserta pun diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan juga kritik saran seputar kondisi perkebunan kakao di Indonesia. Selain itu, beberapa peserta talkshow juga menyampaikan masukan terkait pentingnya dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah.  Lewat talkshow ini diharapkan dapat membuka peluang antara swasta dan pemerintah untuk berkolaborasi, termasuk  Balittri. Direktur Mars Incorporated merespon baik hal tersebut, ditambah telah ada MoU antara Mars Incorporated dengan Badan Litbang Pertanian terutama dalam  bidang Breeding, Pest Control Management and Soil.


 

Artikel terkait