-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 42 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 874744
Cocoa Innovations and Development (COINDEV) Universitas Jember Inisiasi Kolaborasi Riset Kakao PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Syafaruddin   
Senin, 05 November 2018 07:30

Makin meningkatnya kebutuhan hasil penelitian yang inovatif dan produktif terkait pengembangan kakao rakyat untuk kesejahteraan, terencana, kredibel, akuntabel dan berkelanjutan, menggugah dosen-dosen Universitas Jember (Unej) untuk membuat terobosan dengan mengumpulkan para peneliti, pakar, pemangku kebijakan dan stakeholders tentang perkakaoan dalam suatu forum group discussion. FGD ini dinamakan "Cocoa Innovations Gathering". Acara ini diselenggarakan oleh COINDEV, yaitu semacam kelompok riset dosen dan peneliti Unej yang telah ditetapkan secara resmi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unej pada tanggal 13 Juli 2018.

COINDEV mendeklarasikan diri sebagai institusi visioner, wadah berhimpunnya para periset dari beragam bidang kepakaran serta memiliki dedikasi riset, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumberdaya serta diseminasi inovasi kakao, diantaranya mencakup inovasi teknologi budidaya, pengolahan, pasar, kelembagaan, kebijakan pengembangan kakao, dan pengembangan "research-based learning-process".

FGD CIG 2018 ini berlangsung pada tanggal 2 November 2018, bertempat di aula Universitas Jember. Dibuka langsung oleh Rektor Unej, Drs. Moh. Hasan, M.Sc., Ph.D setelah sebelumnya memberikan arahan, yang dilanjutkan oleh sambutan dari koordinator COINDEV, Prof. Dr. Yuli Hariyati, MS. Beberapa narasumber yang diundang, diantaranya Kepala Balittri (Ir. Syafaruddin, Ph.D.) dengan tema yang diusung adalah "Inovasi Agroteknologi dan Agribisnis Kakao Indonesia", Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Dr. Agung Wahyu Susilo) dengan topik "Pengembangan Penelitian Baru tentang Kakao Indonesia", Ketua Dewan Kakao Indonesia (Dr. Soetanto Abdullah) yang memilih tema "Kondisi Terkini dan Prospek Kakao Indonesia di Era Global". Dari pemerintah daerah hadir Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur (Yahya Hadi, SP, MMA), membicarakan tentang "Perencanaan Pengembangan Kakao Rakyat di Jawa Timur".  Sementara dari bidang bisnis/swasta, Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia, Jawa Timur (Ir. Erlambang), mengusung tema "Prospek Pengembangan Ekspor Kakao Indonesia". Bertindak sebagai moderator adalah Dr. Ir. Sony Suwasono, M.Spp.Sc. sekaligus sebagai Person in Charge dari CIG 2018.

Peserta FGD yang terdiri dari beberapa elemen, mulai dari mahasiswa sampai ke pakar kakao nasional, membuat suasana diskusi semakin seru dengan banyaknya pertanyaan bermutu. Antusiasme audiens terhadap perkembangan kakao Indonesia membuat moderator harus lebih fokus mengarahkan, sehingga tujuan dan alur jalannya FGD juga menjadi lebih mengerucut, sehingga sampai pada sasaran yang diinginkan yaitu terkumpulnya informasi sebanyak mungkin tentang perkakaoan untuk kemudian akan dijadikan tolok ukur dalam memulai rencana kegiatan penelitian tentang kakao. Tindak lanjut dari kegiatan FGD hari adalah akan memetakan topik riset unggulan membuat grand design penelitian, yang akan dikerjakan bersama untuk menghasilkan luaran riset yang jauh lebih bermanfaat. Semoga usaha ini mendapat kemudahan, sehingga target capaian dapat dirasakan dalam waktu relatif singkat.

 

Artikel terkait