-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal
TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 24 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 874829
International Science Expo 2018, Kesempatan Besar untuk Dikenal Masyarakat Luas PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Tajul Iflah   
Selasa, 06 November 2018 07:30

International Science Expo merupakan pameran iptek terbesar di Indonesia yang digelar tiap tahun. Pagelaran yang diperuntukkan untuk para peneliti dan penemu menampilkan hasil karya, kontribusi dan inovasi di bidang sains, ilmu pengetahuan dan teknologi digagas oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Bertempat di Indonesia Convention Exhibition BSD City (ICE-BSD) Serpong, secara resmi International Science Expo 2018 (ISE 2018) dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Jokowi pada tanggal 1 November 2018. Dalam sambutannya Jokowi sangat mengharapkan hasil riset yang dilakukan lebih fokus ke arah hilirisasi riset ke industri. Hal ini sekaligus untuk menjawab tantangan era revolusi industri 4.0 yang gaungnya mulai mendunia.

ISE 2018 berlangsung dari tanggal 1-4 November 2018 yang diramaikan oleh para pelaku industri, pelajar, komunitas iptek dan peneliti serta praktisi iptek meliputi berbagai rangkaian acara mulai dari pameran yang menampilkan beragam perkembangan sains dan iptek terkini hingga lomba karya ilmiah remaja dan National Young Innovator Awards yang merupakan bagian dari kompetisi Youth Science and Innovation Fair (YSIF). YSIF rangkaian acara penting dalam penyelenggaraan tahunan ISE yang khusus ditujukan untuk kalangan pelajar yang memiliki bakat dan minat terhadap sains.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, ISE 2018 menambah satu rangkaian acara berupa berbagai pilihan tema konferensi dan simposium. Pada rangkaian acara ini, beberapa peneliti Balittri ikut hadir sebagai peserta baik mendaftar dengan sukarela maupun diundang secara pribadi. Pada konferensi yang bertajuk “The 6th Japan-ASEAN Science, Technology and Innovation Platform (JASTIP) Symposium” peneliti yang ikut serta adalah Dr. Meynarti Sari Dewi Ibrahim, Dr. Nur Kholilatul Izzah dan Indah Sulistiyorini, M.Si.

Diundang sebagai anggota dari Forum Iptekin, Tajul Iflah, M.Si hadir dalam konferensi yang bertajuk “The 1st South East Asian Conference on Science, Technology and Innovation Policy and Management”. Konferensi ini diisi oleh 3 pembicara yang kompeten dalam bidangnya, yaitu Yanuar Nugroho, Ph.D selaku Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Program Prioritas-Indonesia, Prof. Zamri Bin Mohamed sebagai Wakil Dekan Universiti Teknologi Malaysia Perdana School-Malaysia, dan Dr.Jeong Hyop Lee yang berkedudukan sebagai Penasehat Senior Science Technology and Innovation Policy Institute (STIPI), Taiwan. Ketiganya mengkaji berbagai teknik untuk mensinergikan ilmu pengetahuan dan inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan pembangunan ekonomi negara dan manajemen strategis

Dalam konferensi International Symposium on Applied Chemistry “Chemistry of Materials for Better Life: Exploring Novel Technology and Collaborative Research”, Asif Aunillah, S.TP., M.Sc peneliti Balittri hadir sebagai salah satu anggota tim yang ikut dalam penelitian yang berkolaborasi dengan Prof. Shiro Saka. Hadir dengan mempresentasikan hasil penelitian yang berjudul "A Recent Progress in Advanced Bioethanol Production by Acetic Acid Fermentation from Lignocellulosics".

Keikutsertaan Balittri dalam ajang ini masih sangat kecil memberikan manfaat bagi khalayak umum namun dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan cakrawala dan perubahan pola pikir dalam menghasilkan inovasi dan teknologi. Selain itu dengan sering mengikuti ajang seperti ini juga dapat menambah koneksi jejaring untuk kegiatan penelitian kolaborasi tingkat international.

 

Artikel terkait