-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBS
Sigap UPG
SKM
Ejurnal
Saber Pungli
Kalender Tanam
WBK
PPID
Lapor.go.id
perpus_digital
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 37 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1150403
Akselerasi Inovasi Teknologi di Wilayah Perbatasan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Tajul Iflah   
Senin, 12 November 2018 07:30

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan “Dukungan Teknologi dalam Meningkatkan Nilai Tambah Komoditi Strategis di Wilayah Perbatasan dan Lahan Terdegradasi” pada tanggal 8-10 November, staf peneliti Balittri mendapatkan penunjukan tugas oleh Kapuslitbangbun untuk mengisi bimbingan teknis tentang inovasi perbenihan, budidaya dan pascapanen kakao.

Kali ini wilayah perbatasan yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan adalah Dusun Ruis, Desa Pegadang, Kecamatan Sekayang, Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat. Acara bimtek yang berlangsung di Gedung Dara Cokelat dihadiri oleh 55 orang petani dan penyuluh dibuka oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi Puslitbang Perkebunan Dr. Rustan Massinai, mewakili Kapuslitbangbun. Dalam arahannya beliau mengatakan agar petani dapat memanfaatkan momentum ini untuk menambah pengetahuan. Selain itu momen ini juga dimanfaatkan oleh para peneliti untuk menginfokan hasil-hasil penelitian yang telah diperoleh.

Pada sesi pertama diisi dengan penjelasan oleh para narasumber. Untuk tema perbenihan, diisi oleh Ir. Saefudin yang memaparkan inovasi dan teknologi perbenihan tanaman kakao. Kemudian dilanjut oleh Ir. Maman Herman mengenai teknologi budidaya kakao dan diakhiri oleh Tajul Iflah, S.TP., M.Si yang menjelaskan tahapan penanganan pascapanen hingga proses pengolahan menjadi cokelat.

Sesi selanjutnya adalah diskusi dan tanyajawab mengenai kendala yang mereka alami selama ini. Di akhir acara dilakukan penyerahan benih dan peralatan pembantu dan obat-obatan pertanian oleh Dr. Rustan Massinai ke Kepala Dusun secara simbolis. Tahapan selanjutnya juga akan dilakukan pengiriman benih sebanyak 10.000 yang diperkirakan akan tiba di lokasi pada medio November.

 

Artikel terkait