-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
TV-TANI
Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
perpus_digital
PPID
Sigap UPG
satu-layanan
Ejurnal
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 21 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 899911
Talkshow "Geliat Perbenihan Tanaman Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan" PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Ilham Nur Ardhi Wicaksono   
Jumat, 16 November 2018 07:30

Dalam rangka penguatan perbenihan tanaman perkebunan di Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Perkebunan Sumsel mengadakan acara "Sosialisasi Varietas Unggul Tanaman Perkebunan". Salah satu rangkaian kegiatannya adalah talkshow terkait perbenihan tanaman perkebunan di Sumsel. Acara berlangsung di hotel Grand Inna Palembang pada hari selasa, 13 November 2018. Salah satu narasumber dalam talkshow tersebut adalah Kepala Balittri, Ir. Syafaruddin, Ph.D. Selain kabalai hadir juga tiga peneliti yaitu Ir. Enny Randriani, Nendyo A.W, M.Biotech dan Ilham N.A. Wicaksono, M.Si.

Talkshow dipandu oleh Kabid Produksi Disbun Ir. Benyamin, M.Si. Dimulai dengan pemaparan dari narasumber mengenai status terkini kopi khususnya di Provinsi Sumsel. Kadisbun Sumsel menyampaikan bahwa harus ada upaya untuk meningkatkan produktivitas kopi Robusta dimana posisinya masih dibawah rata-rata nasional. Ka Balittri membuka seluas-luasnya kerjasama dengan kabupaten yang ada di Sumsel dengan harapan potensi terbaik kopi lokal dapat dioptimalkan. Beliau juga tidak menutup peluang kerjasama untuk komoditas lainnya yang masih merupakan mandat dari Balittri. Selanjutnya dibuka sesi diskusi dimana dari pihak dinas kabupaten menyampaikan potensi perkebunan di wilayah masing-masing beserta kendala yang ada.

Antusiasme dari peserta cukup tinggi dan diskusi mengalir dengan lancar. Namun karena keterbatasan waktu maka moderator harus menyudahi talkshow ini. Acara ditutup oleh Kadisbun Sumsel H. Fakhrurrozi Rais, beliau mengapresiasi saran masukan dari peserta dan berharap solusi terbaik untuk membangkitkan kembali kejayaan tanaman perkebunan di Sumsel khususnya komoditas kopi.

 

Artikel terkait