-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
TV-TANI
Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
perpus_digital
PPID
Sigap UPG
satu-layanan
Ejurnal
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 11 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 899944
Inovasi Teknologi Budidaya dan Pasca Panen untuk Meningkatkan Produktivitas dan Mutu Hasil Kakao Petani Perkebunan di Wilayah Perbatasan Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Saefudin   
Senin, 19 November 2018 07:30

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi tantangan pembangunan yang besar disebabkan salah satunya oleh tekanan geografis. Dari segi perspektif posisi geografis wilayah yang lebih rentan terhadap gejolak adalah wilayah perbatasan. Oleh karena itu demi menjaga keutuhan NKRI dan memelihara semangat kebangsaan, sangatlah penting bagi pemerintah untuk memberikan perhatian khusus atas kawasan-kawasan perbatasan.

Penduduk di wilayah perbatasan pada umumnya memiliki sumber pendapatan utama pada sektor pertanian. Oleh karena itu upaya peningkatan kesejahteraan penduduk dan pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan perlu ditempuh melalui pembangunan sektor pertanian. Berdasarkan hal tersebut telah dilakukan sosialisasi teknologi hasil litbang mengenai budidaya dan pasca panen untuk membantu meningkatkan produktivitas dan mutu hasil kakao petani perkebunan di wilayah perbatasan Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.

Melalui Surat Tugas no 841/ST/SPD/Kp.340/H.4/11/2018,  Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan menugaskan empat orang peneliti Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) yaitu Ir. Dibyo Pranowo, Ir. Saefudin, Ir. Maman Herman dan Tajul Iflah, S.P., M.Si selama 3 hari dari tanggal 8 - 10 Nopember 2018 untuk melakukan sosialisasi hasil-hasil litbang pertanian kepada petani perkebunan di wilayah perbatasan. Dalam acara sosialisasi tersebut telah hadir sebanyak 55 orang petani dari Desa Pengadang dan Desa Soto Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat dengan ketua kelompoknya dan dua orang petugas PPL Fajar dan Desta serta satu orang dari BPTP Kalimantan Barat Ir. Azri.

Inovasi teknologi perbenihan telah disampaikan mengenai varietas-varietas unggul kakao, kebun sumber benih dan benih tersertifikasi. Pada acara tersebut telah diserahkan benih kakao tersertifikasi sebanyak 10 000 dari PT. Hasfarm Niaga Nusantara sebagai pemilik kebun induk kakao di Sulawesi Tenggara yang telah ditetapkan Direktorat Jenderal Perkebunan atas nama Menteri Pertanian. Inovasi teknologi budidaya kakao telah disampaikan mengenai pentingnya pemakaian pestisida nabati dan pupuk hayati yang ramah lingkungan dan telah dihasilkan oleh peneliti-peneliti litbang pertanian. Juga disampaikan mengenai teknik sambung samping pada tanaman kakao dewasa untuk memperbaiki keragaan tanaman kakao yang kurang produktif. Inovasi teknologi pasca panen kakao telah disampaikan mengenai teknik fermentasi dan model pengolahan kakao yang dapat menghasilkan cita rasa kakao yang baik.

 

Acara sosialisasi ini diakhiri dengan diskusi tentang serangan hama dan penyakit kakao yang menyebabkan penurunan produksi dan mutu hasil kakao, kemudian rendahnya harga biji kakao yang menyebabkan sebagian petani kakao beralih fungsi ke budidaya tanaman kelapa sawit. Kegiatan sosialisasi inovasi teknologi budidaya dan pasca panen kakao telah membangkitkan gairah petani untuk kembali mengusahakan tanaman kakao dan memperbaiki budidaya tanaman kakao yang tidak terawat.

 

Artikel terkait