-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
TV-TANI
Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
perpus_digital
PPID
Sigap UPG
satu-layanan
Ejurnal
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 26 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 899914
Balittri Eksplorasi Sumberdaya Genetis Kopi di OKU Selatan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Havisman   
Rabu, 21 November 2018 07:30

Komoditi kopi yang tersebar di sentra produksi Sumatera Selatan terkoneksi secara alami dengan pesona dan keindahan alam, pegunungan yang membentang indah sepanjang bukit barisan dari arah barat sumatera hingga ke puncak gunung Seminung dengan lembah danau ranau yang menyuguhkan pemandangan eksotis dan  natural bagi pengunjung. Dari tanah yang subur dan panorama penuh pesona inilah kopi mengeluarkan aroma yang memanjakan bagi penikmat cita rasa.

Setidaknya demikianlah ekspresi dan ungkapan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Selatan Ir. Asep Sudarno M.Si ketika menerima kunjungan Tim kegiatan Pengembangan Varietas Kopi di Sumatera Selatan dari unsur Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) serta Dinas Perkebunan Sumatera Selatan. Kopi di OKU Selatan sudah berkembang sejak lama, bahkan proyek pemerintah  dalam pengembangan kopi ini meninggalkan aset tanah dan bangunan yang tersebar di kecamatan sentra produksi kopi OKU Selatan pada masa Proyek  Rehabilitasi dan Pengembangan Tanaman ekspor (PRPTE) Tahun 1979.

Diskusi Panjang Kepala Balittri Ir. Syafaruddin Ph.D dan kepala Dinas Pertanian OKU Selatan terkait kebijakan dan pokok bahasan bahwa areal kopi di OKU Selatan terdata seluas 70.000 hektar lebih dengan produktivitas 0,53 ton per hektar per tahun. Jika saat ini harga rata-rata kopi adalah 22.000 per kilogram maka peredaran uang dari agribisnis ini mencapai Rp 816 Milyar per tahun. Jika kita mampu meningkatkan produktivitas kopi menuju angka potensial yakni 2 ton per hektar per tahun maka peredaran uang di OKU Selatan dari agribisnis kopi dapat mencapai 3 Triliun per tahun. Mengingat potensialnya agribisnis kopi di OKU Selatan yang melibatkan setidaknya 50.000 kepala keluarga maka selayaknya kita brain storming kembali berbagai faktor kendala dalam agribisnis ini sehingga upaya peningkatan produktivitas dapat tercapai.

Kegiatan Pengembangan Varietas Tanaman Kopi kerjasama Dinas Perkebunan Sumatera Selatan dengan Balittri Sukabumi serta Dinas Pertanian Kabupaten OKU Selatan merupakan langkah penting dalam menemukan bahan tanam dalam rangka meningkatkan produktivitas tanaman kopi di OKU selatan. Kepala Balittri Ir. Syafaruddin, Ph.D memaparkan bahwa progress kegiatan ini hingga sekarang adalah telah ditemukan 3 calon klon kopi dari Kabupaten OKU Selatan yang segera akan di daftarkan di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian dan diharapkan dapat segera dikaji dan dilepas sebagai varietas unggul asal OKU Selatan dalam dua tahun ke depan sehingga dapat menjadi sumber benih dalam pengembangan kopi.

 

Artikel terkait