-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
pui-balittri
WBS
SKM
satu-layanan
PPID
WBK
Kalender Tanam
Sigap UPG
Ejurnal
Pakar Kopi
Saber Pungli
perpus_digital
Lapor.go.id

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 106 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1253298
Serah Terima Aset Tahun I TTP Kopi Bandung, Wujud Komitmen Balitbangtan dan Kabupaten Bandung PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Tajul Iflah   
Rabu, 02 Januari 2019 07:30

Sesuai dengan arah Nawa Cita Presiden Republik Indonesia dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dalam era Pemerintahan 2014 - 2019, Kementerian Pertanian, melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mulai tahun 2015 berperan aktif dalam membangun dan mengembangkan Taman Sains dan Teknologi Pertanian (TSTP) sebagai sarana akselerasi impact recognition inovasi pertanian, sekaligus terobosan untuk memperderas arus inovasi pertanian kepada masyarakat. Sejak tahun 2015, pembangunan Taman Teknologi Pertanian (TTP) dilakukan di 16 kawasan di 16 kabupaten/kota, sebagai wahana implementasi inovasi aplikatif spesifik lokasi yang matang dari hulu ke hilir dengan melibatkan pemangku kebijakan terkait. Selanjutnya TTP diharapkan tumbuh dan berkembang dengan mengedepankan kapasitas dan potensi wilayah, sosial budaya dan kearifan lokal masing-masing wilayah.

Program pembangunan dan pengembangan TTP sangat tepat dilaksanakan oleh Balitbangtan yang telah menghasilkan banyak inovasi dan teknologi pertanian yang siap disebar secara luas kepada masyarakat. Namun demikian, keberhasilan TTP dalam menyebarluaskan inovasi dan teknologi pertanian kepada masyarakat juga bergantung pada keterlibatan dan komitmen pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota dalam menggali potensi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi dan mendistribusikan berbagai sumber daya untuk pembangunan pertanian di wilayahnya.


TTP yang dikoordinasikan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) didukung oleh Pemerintah Daerah dan Kelembagaan terkait setempat merupakan wahana penerapan inovasi teknologi langsung di area kawasan lahan pertanian milik masyarakat, dengan pendampingan intensif dari para peneliti dan penyuluh agar petani dapat secara terampil menerapkan teknologi modern. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki otoritas dalam hal anggaran, perencanaan pembangunan, penataan organisasi, dan sumber daya manusia harus memberikan dukungan sepenuhnya dalam proses pengembangan TTP yang melibatkan banyak stakeholders termasuk pelaku bisnis/swasta.

Kabupaten Bandung, tepatnya di Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari, merupakan salah satu lokasi yang terpilih untuk pembangunan dan pengembangan TTP dengan total area lahan 1,0 Ha. Setelah di peletakan batu pertama dan penandatanganan MoU pada Agustus 2018, pada tanggal 27 Desember 2018 juga dilakukan penyerahan aset TTP Kopi berupa bangunan kantor, gedung prosessing kopi basah, gedung prosessing kopi final, bangunan fermentasi, lantai jemur, bangunan pembibitan dan persemaian, peralatan pengolahan kopi serta bibit unggul kopi arabika untuk tahun pertama dan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Bandung, Dadang M. Naser dan Kepala Balittri, Ir. Syafaruddin, P.hD. mewakili Kapuslitbang Perkebunan.


Ini merupakan langkah awal sebelum penyerahan TTP secara utuh untuk dikelola oleh pihak Pemda Kabupaten Bandung melalui dinas-dinas terkait. Ini menunjukkan kepercayaan Balitbangtan untuk menyerahkan pengelolaan TTP ini dibawah Pemda Kabupaten Bandung didukung oleh banyak pihak terkait lainnya. Kabupaten Bandung sendiri juga memiliki kontribusi yang cukup besar dalam pembangunan TTP tahap awal ini dengan menyediakan utilitas utama seperti pelebaran dan pengecoran jalan, serta pemasangan instalasi listrik.

Masih dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan juga serah terima benih kopi bersertifikat secara simbolis sebanyak 60.000 benih dari 160.000 benih ke 10 kelompok tani, penyerahan pupuk hayati dan sertifikat lahan pertanian kepada petani. Serah terima ini dilakukan oleh Bupati Bandung, Kepala Puslitbang Perkebunan yang diwakili oleh Kepala Balittri, Kabid KSPHP Puslitbang Perkebunan dan Ketua TTP lingkup Balitbangtan. Penyerahan benih dimaksudkan juga untuk mendiseminasikan varietas unggul kopi yang produktivitas tinggi sehingga dapat meningkatkan produksi kopi petani.


Untuk tahun pertama, pembangunan TTP ini sudah memenuhi target perencanaan di awal tahun. Diharapkan pengembangannya di tahun selanjutnya juga dapat terpenuhi agar manfaat dengan adanya keberadaan TTP dapat dirasakan oleh setiap lapisan masyarakat.

 

Artikel terkait