-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Ejurnal
Saber Pungli
Kalender Tanam
WBK
PPID
Lapor.go.id
perpus_digital
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Pakar Kopi
WBS
Sigap UPG
SKM

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 34 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1150462
Bimtek Budidaya dan Pascapanen Mendukung Pengembangan TTP Kopi Bandung PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Tajul Iflah   
Kamis, 03 Januari 2019 07:30

Masih dalam rangkaian acara peresmian dan penyerahterimaan aset TTP Kopi tahap pertama di Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari, pada hari Kamis (27 Desember 2018) juga dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai Budidaya dan Pascapanen Kopi khususnya varietas Arabika. Dihadiri sebanyak 60 orang petani, acara Bimtek ini berlangsung di salah satu gedung yang merupakan aset TTP.


Narasumber untuk kegiatan Bimtek ini dipercayakan kepada peneliti ahli pada bidangnya masing-masing dari Balittri yang ditunjuk melalui penugasan oleh Kapuslitbang Perkebunan. Untuk bidang ilmu budidaya diisi oleh Maman Herman dan untuk bidang ilmu Pascapanen diisi oleh Asif Aunillah dan Tajul Iflah. Untuk bidang ilmu Budidaya, berlangsung dalam dua sesi, yaitu pemaparan materi dan diskusi/tanya jawab yang direspon secara positif oleh para peserta.


Kemudian disambung dengan sesi bidang ilmu Pascapanen yang berlangsung dalam 3 sesi. Pemaparan materi tahapan pascapanen yang dilanjut dengan diskusi/tanya jawab. Pada sesi tanya jawab, para peserta sangat antusias dengan menanyakan berbagai macam hal mengingat industri kopi sedang booming beberapa tahun terakhir.


Selain itu juga diadakan demo mesin dan peralatan pascapanen yang juga aset tahap pertama dari TTP. Mesin roasting yang digunakan untuk meyangrai kopi sehingga menimbulkan kekhasan tersendiri ini menarik cukup banyak minat perhatian para pengunjung. Banyak yang menanyakan hal-hal detail hingga ingin mempraktekkan langsung cara menyangrai sesuai derajat sangrai yang menjadi patokan internasional (agtron number).


Bimtek ini dapat dianggap sebagai pengenalan/diseminasi teknologi Balitbangtan ke petani. Mulai dari teknik-teknik budidaya yang ramah lingkungan hingga tahapan pascapanen yang baik dan benar, sehingga diharapkan dapat menjadi acuan petani dalam kegiatan mereka sehari-hari agar dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani.

 

Artikel terkait