Teknologi Informasi dan Komunikasi Mendukung Kelembagaan Baru

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 Adanya perubahan Kelembagaan dalam lingkup Badan Litbang Pertanian memerlukan koordinasi dalam bidang TIK untuk menyampaikan informasi secara tepat dan akurat. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Dr. Sri Asih Rohmani  “Pertanian digital harus selalu terupdate untuk dimanfaatkan secara luas. Hal tersebut berkaitan erat dengan arah kebijkan dan strategi Kementerian Pertanian (Kementan) yang secara eksplisit tertuang pada program strategis, yaitu peningkatan produktivitas, keberlanjutan sumber daya pertanian dan digitalisasi pertanian”, dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) tahun 2022 bertempat di Golden Flower Hotel, Bandung.

“Dengan adanya transformasi kelembagaan Balitbangtan, dukungan TIK sangat relevan dan inline dengan program strategis tersebut, serta sinambung dengan RPJMN 2020 – 2024”, sambung Plt. Koordinator Bagian Perencanaan Sekretariat Balitbangtan tersebut.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Balitbangtan (Sesba), Dr. Haris Syahbudin, yang dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa salah satu instrumen pertanian adalah TIK yang terstandar. Untuk itu, diperlukan pula infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), dan sistem yang terstandar.

 

“Inisiasi program transformasi kelembagaan TIK harus selaras dan mendukung visi, misi, tujuan, dan sasaran Badan baru yang akan dibentuk, mulai dari pembentukan struktur oganisasi TI serta penyesuaian tugas pokok dan fungsi, proses penganggaran dan tata kelolanya, hingga membangun arsitektur keamanan end-state dan mengembangkan langkah penanganan major threat maupun minor threat ke depannya”, tegas Sesba.

Rapat koordinasi yang bertema “Dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Transformasi Kelembangaan Balitbangtan” tersebut diikuti oleh seluruh Unit Kerja/Unit Pelaksana Teknis (UK/UPT) lingkup Balitbangtan baik secara daring maupun luring. Acara yang berlangsung selama 3 hari (8 – 10 Juni 2022) tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai institusi sebagai salah satu langkah inisiasi yaitu memperkenalkan program pelatihan bertarget guna memenuhi kebutuhan TIK untuk mendukung transformasi kelembagaan. Beberapa materi yang disampaikan oleh para narasumber merujuk kepada langkah operasional perencanaan. Rangkaian materi yang disampaikan antara lain:

  1. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai pendukung pelaksanaan transformasi digital pemerintah dan pelaksanaan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik
  2. Clearance TIK menghindari tumpang tindih pembangunan infrastruktur TIK
  3. Kebijakan pengelolaan TIK Kementerian Pertanian saat ini dan ke depannya
  4. Cyber Security pada aplikasi dan data center Balitbangtan

Selanjutnya disampaikan laporan dan evaluasi pengelolaan TIK dari masing-masing Satuan Kerja (satker) lingkup Balitbangtan. Penyampaian laporan dan evaluasi ini bertujuan memetakan kondisi pengelolaan TIK tiap UK/UPT mulai dari infrastruktur, anggaran, SDM, capaian, kendala, hingga upaya pengembangan atau penanganan seputar TIK.

 

Laporan pengelolaan TIK Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) disampaikan oleh Bursatriannyo, S.Kom yang turut menyampaikan evaluasi pengelolaan TIK 4 UPT lingkup Puslitbang Perkebunan (Balittro, Balitpalma, Balittas, Balittri).

Diakhir acara, diadakan uji penguasaan materi yang dikemas dalam bentuk kuis untuk menguji pemahaman dan kesiapan peserta untuk menindaklanjuti atau follow-up terhadap keseluruhan materi yang didapat. Pada kesempatan ini, perwakilan dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Arifa Nofriyaldi Chan mendapat peringkat 1 (satu) sebagai peserta yang menjawab uji penguasaan materi dengan tepat dan cepat.

 

Acara ditutup oleh Kepala Sub Koordinator Data dan Informasi Balitbangtan, Hendra Yuniar, S.Kom, M.Kom. dengan pembacaan rumusan acara Koordinasi Pengelolaan TIK lingkup Balitbangtan 2022. Beberapa poin penting yang menjadi catatan selama acara ini berlangsung antara lain: merencanakan pengembangan Infrastruktur berdasarkan skala proritas sesuai kapasitas fiscal, memperhatikan mekanisme dan persyaratan permohonan clearance belanja TIK, melaksanakan orientasi SDM TIK terhadap Lembaga baru, memfasilitasi penyebaran output lembaga baru ke Stakeholder via TIK, menyusun indikor kinerja keberhasilan pengembangan dan layanan TIK terstandar, serta menentukan quickwin program TIK. (Arifa Chan)

Highlights

Pengunjung

We have 263 guests and no members online

Statistik

Articles View Hits
1148737

Kunjungan

Hari IniHari Ini231
KemarinKemarin424
Minggu IniMinggu Ini655
Bulan IniBulan Ini13852
TotalTotal112759
IP Anda : 3.237.29.69

Hak Cipta © 2017 Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (BALITTRI)
Jalan Raya Pakuwon Km. 2 Parungkuda, Sukabumi, 43357 Jawa Barat Indonesia
Telp. +62-266-6542181 Fax. +62-266-6542087 e-mail: balittri@litbang.pertanian.go.id, balittri@gmail.com