-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

satu-layanan
Lapor.go.id
Saber Pungli
SKM
WBS
Ejurnal
WBK
PPID
Kalender Tanam
Sigap UPG
perpus_digital
TV-TANI

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 22 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 978969
Gerakan Santri Tani Milenial, Wujudkan Energi Kedaulatan Pangan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Lia Anggraini dan Dermawan Pamungkas   
Kamis, 31 Januari 2019 07:30

Kementerian Pertanian menggandeng santri dari perwakilan pondok pesantren di Indonesia dalam program gerakan Santri Tani Milenial. Launching Santri Tani Milenial diselenggarakan di Kabupaten Tasikmalaya, Jum’at (25/1). Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan produksi pertanian dalam berbagai komoditas. Sebayak 15000 santri yang terdiri dari perwakilan pesantren di Indonesia ikut meyukseskan gerakan Santri Tani Milenial ini. Santri Tani Milenial menjadi salah satu cara guna menjawab tantangan untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.

Pada kegiatan tersebut, Kementerian Pertanian memberikan bantuan langsung benih unggul seperti padi, jagung, dan tanaman hortikultura. Selain itu, diserahkan juga bantuan ternak berupa 10 ekor kambing, 6 ekor sapi, dan 500 ekor ayam untuk pesantren di setiap provinsi. Hampir semua provinsi mendapatkan bantuan ini secara merata mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, NTB, NTT, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bengkulu, Lampung, Sulawesi Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Papua, dsb .

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa gerakan ini bisa dijadikan regenerasi petani untuk membangun kemandirian pertanian berbasis pesantren. Itulah mengapa Kementerian Pertanian merangkul pesantren, khususnya generasi muda. Diharapkan dengan diberikannya pendidikan dan ketrampilan bertani, mereka akan lebih tertarik menekuni dan meneruskan usaha pertanian dan peternakan. “Bantuan 1 juta ekor ayam ini untuk seluruh santri se-Indonesia, tambahnya. Tak lupa, Menteri Amran pun menyerahkan sebanyak 10 alat mesin pertanian berupa hand traktor. Ditegaskannya, bantuan tersebut sudah dapat diakses tanpa ada prosedur yang sulit. “Ada tiga sasaran yang hendak dituju dari program ini yakni, memenuhi sendiri kebutuhan gizi para santri, menggalakkan semangat berwirausaha, serta meningkatkan kesejahteraan santri dan pesantren” paparnya. Semoga ini menjadi energi baru untuk pangan di Indonesia.

 

Artikel terkait