-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Pakar Kopi
WBS
Sigap UPG
SKM
Ejurnal
Saber Pungli
Kalender Tanam
WBK
PPID
Lapor.go.id
perpus_digital
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 24 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1150275
Rakor Lingkup Puslitbangbun: Tingkatkan Kapabilitas SDM Profesional yang Mendunia PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Syafaruddin   
Senin, 04 Februari 2019 07:30

Rapat Koordinasi (Rakor) lingkup Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), dilaksanakan pada 1 Februari 2019, bertempat di gedung Display dengan mengusung tema “Penyusunan Penerapan Kebijakan Pembinaaan SDM Lingkup Puslitbangbun”. Rakor ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural Eselon II, III, IV, Profesor Riset, peneliti dan karyawan dari Balittro, Balittas, Balitpalma dan Balittri. Rakor dibuka langsung oleh Kepala Puslitbangbun, Dr. Fadjry Djufry yang juga menyampaikan arahan. Kepala Pulitbangbun mengungkapkan "kinerja dan capaian hasil penelitian yang sudah sangat baik, namun tetap perlu untuk terus ditingkatkan, terutama menyangkut potensi Sumber Daya Manusia (SDM), upaya peningkatan kapabilitas SDM ini harus di semua lini, sehingga tujuan yang ingin dicapai oleh sebuah lembaga penelitian dapat mudah dicapai. Para peneliti sudah banyak memberikan hasil teknologi yang mumpuni, hal ini harus ditunjang oleh penderasan diseminasi, sehingga mencapai sasaran" lanjutnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Badan Litbang Pertanian, Dr. M. Prama Yufdy, “Pengembangan SDM Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menjadi krusial untuk mensejajarkan kualitas SDM pada lingkup lebih luas, nasional bahkan dunia, peningkatan diri secara lebih profesional dan selalu mengacu pada peraturan-peraturan yang berlaku” ungkapnya. Ditambahkan juga untuk program pengembangan SDM ini, ada beberapa poin yang akan segera dilakukan, diantaranya detasir tenaga-tenaga muda pada lahan rawa, pendidikan dan pelatihan serta bimbingan teknis. Lebih detail Sekretaris Badan juga membahas gejolak regulasi baru terkait struktural dan fungsional. Pejabat struktural yang berlatar belakang peneliti fungsional, dihadapkan pada pilihan yaitu, harus menentukan untuk tetap menjadi pejabat struktural atau kembali ke fungsional. Hal tersebut, tentunya berdampak pada tatanan struktur kepegawaian selanjutnya.

Sesi tanya jawab membuka peluang untuk semua bertanya dan berdiskusi terkait masalah SDM dan mekanisme regulasi struktural dan fungsional. Sesi tanya jawab pun berjalan sangat aktif, sehingga memberikan banyak informasi dan bahan penting untuk dibahas bersama,  baik dari penanya sendiri dan pastinya dari para pemangku kebijakan.

Diharapkan rapat koordinasi ini dapat memberikan motivasi dan juga pemikiran ke depannya untuk semua SDM lingkup Puslitbangbun dalam mengatasi dinamika dan gejolak dari terbitnya berbagai regulasi yang terkadang kesannya tiba-tiba. Persiapan diri menyikapi hal-hal seperti ini membuat mekanisme pencarian solusinya akan lebih cepat teratasi dan biasanya akan menjadi lebih terarah. Semoga Rakor awal tahun ini juga dapat menjadi acuan sebelas bulan ke depan selama periode 2019.

 

Artikel terkait