-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBS
Sigap UPG
SKM
Ejurnal
Saber Pungli
Kalender Tanam
WBK
PPID
Lapor.go.id
perpus_digital
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Social Media

Download

Online

Terdapat 72 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1150377
Rapat Koordinasi Pemantapan Persiapan Acara Gerakan Petani Milenial di Kabupaten Sukabumi PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Senin, 18 Februari 2019 07:30

Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) siap mendukung program pemerintah dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Salah satunya melalui gerakan Petani Milenial yang menjadi terobosan Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Sebagai tindak lanjut upaya tersebut, maka dilaksanakanlah rapat koordinasi dalam rangka persiapan acara Gerakan Petani Milenial di Sukabumi. Sinergi bersama yang dimotori oleh Badan Karantina Pertanian ini juga menggandeng beberapa unit kerja lainnya di lingkup Kementan, serta pemerintah daerah Sukabumi.

Acara Gerakan Petani Milenial merupakan bagian dari apresiasi Kementerian Pertanian RI terhadap capaian ketahanan pangan di kabupaten Sukabumi. Acara yang bertajuk “Petani kuat, Sukabumi hebat”  akan digelar pada 20 Februari 2019 di Asrama Haji, Desa Cikembar, Sukabumi. Hal ini juga sejalan dengan cita-cita besar yang ingin dicapai yakni menuju Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045.

Ir. Ali Jamil, Ph.D selaku Kepala Badan Karantina Pertanian menuturkan, nantinya acara apresiasi ini tidak sekedar meriah namun juga sangat bermanfaat. Pasalnya, selain dihadiri oleh petani dari Sukabumi dan sekitarnya, juga akan hadir penyuluh pertanian dan kalangan eksportir. Tujuannya memberikan edukasi langsung kepada kelompok tani, peternak, santri, serta rumah tangga miskin (RTM) sebagai sasaran utama dari gerakan petani milenial. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan pemuda petani yang berorientasi pada ekspor, sehingga mendorong produk lokal dapat bersaing di pasar ekspor.

Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) sendiri telah menyiapkan bantuan 10.000 ekor Ayam kampung Unggul Balitbangtan (KUB) untuk dibagikan kepada 1200 penerima bantuan yang berasal dari RTM. Diharapkan dengan adanya kegiatan apresiasi ini kemudian dapat menarik minat seluruh generasi dan lapisan masyarakat untuk menjadi petani sekaligus pelaku usaha, karena tidak hanya difasilitasi dari program pendampingan dan bantuan produksi, tetapi juga akan dipermudah dalam pengurusan izin ekspor.

 

Artikel terkait