-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBS
Sigap UPG
SKM
Ejurnal
Saber Pungli
Kalender Tanam
WBK
PPID
Lapor.go.id
perpus_digital
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 38 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1150387
Kegiatan Bimbingan Teknis Teknologi Pemupukan Ramah Lingkungan Tanaman Kopi di Bandung Barat PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Kurnia Dewi Sasmita   
Kamis, 14 Maret 2019 07:30

Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Barat mengundang tim dari (Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar) Balittri sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Pemupukan Ramah Lingkungan Tanaman Kopi di beberapa kabupaten di Jawa Barat yaitu: Bandung, Sumedang, Bandung Barat, Garut, Ciamis, dan Pangandaran pada tanggal 19-22 Februari 2019. Dalam serangkaian kegiatan tersebut, Balittri mengirimkan Ir. Handi Supriadi sebagai narasumber Bimtek di Ciamis dan Pengandaran; Dr. Kurnia Dewi Sasmita di Bandung Barat dan Garut; dan Dewi Nur Rokhmah, M.Sc di Bandung dan Sumedang.

Kegiatan Bimtek di Kab. Bandung Barat diselenggarakan pada tanggal 19 Februari 2019 di rumah Pengolahan Kopi  “Java Preanger” Desa Mekarwangi, Kec. Sindangkerta, Kab. Bandung Barat. Acara ini dihadiri oleh sekitar 20-an petani kopi yang tergabung dalam kelompok tani Giri Mukti II. Acara bimtek dibuka oleh Ketua Gapoktan Ade Sarip dan kemudian sambutan oleh staf Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Bandung Barat. Acara selanjutnya adalah sambutan oleh Kasie Sarana Produksi Dinas Perkebunan Jabar Usin Durahman, SP yang pada kesempatan tersebut, diserahkan bantuan dari Dinas Perkebunan propinsi Jabar kepada petani berupa pupuk Gandasil, Pupuk organik, alat kored, cangkul, dan gunting stek.

Bimbingan teknis diselenggarakan dengan pemaparan di ruangan dan dilanjutkan ke lahan untuk praktek teknis pemupukan pupuk organik dan teknis penyemprotan pupuk lewat daun. Selain itu petani juga menyampaikan keluh kesah tentang serangan hama dan penyakit sehingga memerlukan saran tentang cara penanggulangannya yang ramah lingkungan agar sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh pertanian organik.

Para petani peserta Bimtek terlihat antusias mendengarkan pemaparan yang diberikan karena kopi telah menjadi sumber pendapatan bagi petani dan menjadi salah satu komoditas perkebunan andalan di wilayah ini selain teh dan jeruk. Kelompok tani Giri Mukti II telah mengembangan kopi arabika organik yang telah dibina selama 3 tahun, dan telah melakukan pengolahan kopi yang dikelola oleh koperasi dengan brand kopi “Java Preanger”. Kopi asal kecamatan Sindangkerta ini telah mendapatkan pengakuan dunia, dengan beberapa prestasi diantaranya medapatkan juara 2 dan 15 pada specialty Coffee Association of America Expo 2016 di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Pada tahun 2017, kopi dari Sindangkarta juga meraih medali emas pada kompetisi kopi internasional di Australia dan juga meraih medali perunggu pada International Coffee Awards di negara yang sama pada 2018. Prestasi ini belum termasuk sejumlah penghargaan nasional untuk kopi ini.

 

Artikel terkait