-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Pakar Kopi
WBS
Sigap UPG
SKM
Ejurnal
Saber Pungli
Kalender Tanam
WBK
PPID
Lapor.go.id
perpus_digital
TV-TANI
satu-layanan
pui-balittri

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 28 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1150279
Kegiatan Bimbingan Teknis Teknologi Pemupukan Ramah Lingkungan Tanaman Kopi di Garut PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Senin, 18 Maret 2019 07:30

Dinas Pekebunan Jawa Barat telah menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Pemupukan Ramah Lingkungan Tanaman Kopi pada tanggal 22 Februari 2019 di Desa Barusuda, Kec. Cigedug, Kab. Garut. Tim Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) yang bertugas sebagai narasumber pada acara ini adalah Dr. Kurnia Dewi Sasmita. Acara diselenggarakan di rumah ketua kelompok tani Giri Makmur dengan dihadiri oleh sekitar 20-an petani kopi Arabika. Acara Bimtek dibuka oleh Sekretaris Camat Cigedug yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Desa Barusuda. Acara kemudian adalah sambutan oleh Staff Sarana Produksi Dinas Perkebunan Jawa Barat Rosa Nuraeni, SP. yang menyampaikan maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan Bimtek.

Bimbingan teknis diselenggarakan dengan pemaparan di ruangan dan dilanjutkan dengan praktek di lapangan tentang teknis pemupukan pupuk organik dan pupuk kimia. Pada sesi tersebut, petani juga diperkenalkan salah satu produk pupuk hayati Balittri yaitu Pakuwon Biofertilizer dan pengarahan teknis pemakaian pupuk hayati. Dalam kegiatan lapang petani menyampaikan keluhan tentang adanya hama kopi berupa kutu dompolan yang banyak menyerang pertanaman.

Petani yang tergabung dalam kelompok tani Giri Makmur mengembangkan kopi arabika dengan teknik budidaya yang non-organik. Saat ini, kelompok tani Giri Makmus sedang merintis rumah pengolahan kopi yang menampung dan mengelola hasil panen kopi seluruh petani Desa Barusuda sehingga diharapkan kopi dari desa ini lebih dapat meningkat nilai jualnya.

 

Artikel terkait