-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Lapor.go.id
pui-balittri
TV-TANI
WBS
Sigap UPG
Saber Pungli
SKM
PPID
WBK
perpus_digital
satu-layanan
Ejurnal
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 64 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1290295
Balittri Memberikan Bimbingan Teknis Teknologi Budidaya Kopi Robusta Sesuai GAP di Kabupaten Kuningan Jawa Barat PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Kamis, 28 Maret 2019 07:30

Kabupaten Kuningan merupakan salah satu sentra tanaman kopi Robusta di Jawa Barat. Luas areal tanaman kopi Robusta di daerah ini 1605 ha dengan produktivitas 687 kg/ha/tahun. Produktivitas tersebut masih di bawah produktivitas klon unggul anjuran yang dapat mencapai 2000 kg/ha/tahun. Untuk meningkatkan produktivitas kopi Robusta di Kabupaten Kuningan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) bekerja sama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Teknologi Budidaya (GAP) pada Tanaman Kopi pada tanggal 13 Maret 2019 di Balai Desa Sukarasa, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan Bimtek dihadiri oleh 50 orang peserta, yang berasal dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat (1 orang), Dinas Pertanian Kabupaten Kuingan (2 orang), Kantor Kecamatan Darma (1 orang), Kantor Desa Sukarasa (4 orang), Penyuluh (2 orang) dan Kelompok Tani Mulyajaya (40 0rang). Acara Bimtek di awali dengan ucapan selamat datang dari Kepala Desa Sukarasa, Saehan SE, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan, yang diwakili oleh Ir. Ely Rosmayati selaku Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan dan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Agus Cahyadi, SP Staf Bidang Produksi.

Pemberian materi Bimtek disampaikan oleh Ir. Handi Supriadi selaku Peneliti Ahli Utama dari Balittri.  Materi yang disampaikan terdiri dari pengenalan klon unggul kopi Robusta, pengendalian gulma, pemupukan, pemangkasan, penyambungan dan konservasi lahan (rorak). Materi tersebut disampaikan secara teori dan praktek di kebun petani. Petani sangat antusias mengikuti kegiatan bimtek, karena menurut mereka materi yang disampaikan narasumber merupakan informasi baru yang sangat berharga untuk dapat meningkatkan produksi kopi Robusta di kebun mereka.

 

Artikel terkait