-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

WBS
Lapor.go.id
SKM
Saber Pungli
perpus_digital
Pakar Kopi
Ejurnal
satu-layanan
Kalender Tanam
TV-TANI
WBK
Sigap UPG
pui-balittri
PPID

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 26 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1197096
Balittri Berbagi Ilmu Pengetahuan dengan Petani melalui Pertemuan Teknis Inovasi Teknologi Budidaya (GAP) pada Tanaman Kopi PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Handi Supriadi   
Selasa, 02 April 2019 07:30

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) dan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Hortikultura, Kabupaten Cianjur, mengadakan Pertemuan Teknis Inovasi Teknologi Budidaya (GAP) pada Tanaman Kopi pada tanggal 28 Maret 2019, di Ruang Rapat Kantor BPP Kecamatan Sukanegara, Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut diikuti oleh 21 orang peserta yang berasal dari Kelompok Tani Lestari (Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanegara), Mekarmukti (Desa Sindangsari, Kecamatan Sukanegara), Lembur Warung (Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas), dan PPL serta Staf BPP.

Acara dibuka dengan sambutan dari kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Campaka Encib, B.M, SP dan dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur yang diwakili oleh Bastari, SH., SP., MP selaku Kasie Tanaman Tahunan dan Penyegar. Sebagai acara puncak yaitu penyampaian materi Inovasi Teknologi Budidaya (GAP) pada Tanaman kopi oleh Ir. Handi Supriadi dari Balittri Sukabumi. Materi yang disajikan terdiri dari Pembukaan dan pembersihan lahan, pengajiran, penanaman penaung, pembuatan lubang tanam, bahan tanam, penanaman, pembuatan rorak, pemeliharaan (pengendalian gulma, pemupukan dan pemangkasan), tumpangsari, kopi organik, pengendalian hama dan penyakit serta pengolahan kopi.

Berdasarkan hasil diskusi, peserta pertemuan teknis umumnya belum menerapkan budidaya tanaman kopi sesuai GAP sehingga produktivitasnya rendah yaitu hanya 700 – 800 kg/ha/tahun. Peserta sangat antusias mengkuti acara pertemuan teknis, karena bagi mereka materi yang disampaikan oleh nara sumber merupakan informasi baru yang dapat dijadikan pedoman dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman kopi.

 

Artikel terkait