Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Lapor.go.id
Saber Pungli
Sigap UPG
TV-TANI
SKM
Kalender Tanam
LPSE
WBK
Pakar Kopi
perpus_digital
Ejurnal
pui-balittri
PPID
WBS
satu-layanan
baittri-siap-zi

Kalender Kegiatan

Social Media

Download

Online

Terdapat 23 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 2022133
Bimtek Kopi Serasa Ngaji PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Samsudin   
Jumat, 03 Mei 2019 07:30

Pondok pesantren (Ponpes) Al-Hikmah 2 di Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengasuh lebih dari 6.000 orang santri yang sebagiannya berasal dari keluarga yang kurang mampu. Berbagai usaha telah dikembangkan oleh Ponpes tersebut untuk kemandirian ekonomi lembaga, diantaranya adalah mengembangkan kopi Arabika yang ditanam di lahan Perusahaan Hutan Negara Indonesia (Perhutani) bekerjasama dengan Lemabaga Masyarakat Daerah Hutan (LMDH).

Pertanaman kopi Arabika mulai dikembangkan pada tahun 2015 pada lahan sekitar 140 hektar di wilayah Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Sebagian lahan pertanaman kopi tersebut saat ini sudah mulai menghasilkan dan telah diolah secara kolektif di Ponpes Al-Hikmah 2, akan tetapi proses budidaya dan penanganan pasca panennya masih sangat terbatas. Untuk itulah Bank Indonesia (BI) Cabang Tegal memfasilitasi komunitas petani kopi tersebut untuk mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek) budidaya dan pasca panen kopi dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri). Bimtek yang diikuti oleh 50 orang petani dilakukan selama 2 hari yaitu hari Senin 29 April 2019 di Ponpes Al-Hikmah 2 dan hari Selasa 30 April 2019 di lahan pertanaman kopi Arabika di Desa Cilibur.

Bimtek kopi kali ini terasa sangat berbeda karena sejak acara pembukaan sampai akhir kegiatan diselingi dengan ceramah agama untuk meningkatkan kesadaran petani akan pentingnya merawat hutan dan bercocok tanam kopi sebagai bentuk syukur kepada Allah yang Maha Pemurah.

Dr. Ir. Samsudin, M.Si sebagai narasumber dari Balittri menyampaikan materi secara lengkap dari mulai pengenalan jenis kopi, perbenihan, budidaya, pengendalian hama dan penyakit sampai penanganan pasca panen. Antusiasme peserta baik saat di dalam ruang, maupun di lahan pertanaman terlihat sangat tinggi dan berharap mendapatkan subsidi benih kopi Arabika yang berkualitas dari Balittri. Menurut Samsudin bimtek kopi kali ini serasa ngisi pengajian. Semoga ilmu yang tersampaikan bermanfaat untuk petani dan ponpes, sehingga menjadi amal jariyah bagi keluarga besar Balittri yang telah menghasilkan teknologi komoditas kopi.