Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
pui-balittri
PPID
WBS
satu-layanan
Lapor.go.id
baittri-siap-zi
Saber Pungli
Sigap UPG
TV-TANI
SKM
Kalender Tanam
LPSE
WBK
Pakar Kopi
perpus_digital
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 25 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 2014004
#Serasi: Optimalisasi Lahan Rawa Sebagai Lahan Pangan PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Lia Anggraini   
Jumat, 14 Juni 2019 14:21

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan)terus berkomitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan. Strategi utama untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui peningkatan produktivitas dan perluasan area tanam terutama ke lahan rawa pasang surut yang tersedia cukup luas di Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Pemanfaatan lahan rawa pasang surut untuk mendukung program tersebut memiliki peluang yang cukup besar karena sudah tersedia berbagai inovasi teknologi, seperti teknologi pengelolaan air dan tanah (tata air mikro, penataan lahan, ameliorasi dan pemupukan), varietas baru yang adaptif dan produktif, serta alat dan mesin pertanian. Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani Indonesia (#SERASI) merupakan sebuah program dari Kementan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas hasil serta meningkatnya indeks pertanaman.

Rabu, (12/6) sebanyak 55 peserta dari berbagai UPT lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mendapatkan pengarahan dan pembekalan mengenai program penugasan (detasering) #SERASI. Dua diantara peserta tersebut berasal dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri). Peserta penugasan ini nantinya akan melaksanakan kegiatan pendampingan program #SERASI di beberapa kabupaten baik di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan.

Kepala Balitbangtan Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si  mengatakan Program #SERASI merupakan program masa depan, yakni menjadi lumbung pangan. Selain itu, Kepala Badan juga menghimbau kepada seluruh petugas detasir bahwa tugas ini harap dimaknai dengan baik, sebagai salah satu tugas utama kita. Kegiatan penugasan ini sudah dirancang oleh Balitbangtan dan sudah berjalan sejak lama.

“Kita ingin mencetak peneliti yang besar di lapangan bukan banyak berteori di belakang meja”, tegas Kepala Badan.

Selama 2 hari peserta mendapatkan materi berkaitan dengan Teknologi Panca Kelola Lahan Rawa, serta Model Pendampingan dan Pengawalan Program #SERASI di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan. Strategi pelaksanaan kegiatan optimasi lahan rawa dalam mendukung program #SERASI ini dilakukan melalui sinergi partisipatif mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.

Melalui kegiatan penugasan ini diharapkan dapat sebagai upaya pembinaan, peningkatan keahlian dan keterampilan peneliti, penyuluh, teknisi litkayasa, serta fungsional lainnya untuk mendukung program strategis Kementan.