-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

perpus_digital
satu-layanan
Ejurnal
Pakar Kopi
Kalender Tanam
TV-TANI
Lapor.go.id
pui-balittri
WBS
Sigap UPG
Saber Pungli
SKM
PPID
WBK

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 36 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1290531
TSP Balittri: Siap Menjadi Kawasan Eduwisata Milenial PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Tajul Iflah   
Selasa, 18 Juni 2019 07:30

Pemerintah Indonesia melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengagendakan untuk membangun Taman Sains (Science Park) di 34 provinsi dan Taman Teknologi (Techno Park) di 100 kabupaten dalam waktu 5 tahun yang dituangkan dalam program quick win. Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mendapat tugas untuk membangun 17 Taman Sains Pertanian (Agro Science Park) di area Kebun Percobaan (KP) milik Balitbangtan dan 26 Taman Teknologi Pertanian (Agro Techno Park) di 26 Kabupaten. Salah satu satuan kerja yang mendapat amanah untuk menjalankan TSP adalah Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) dengan nama TSP Balittri yang berlokasi di KP. Pakuwon dan KP. Gunung Puteri dengan total luas lahan 69,3 Ha.

Taman Sains Pertanian (TSP) merupakan kawasan khusus yang diorganisasikan secara profesional dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan komunitas di sekitar kawasan tersebut melalui pendayagunaan hasil penelitian dan penyebarluasan inovasi yang terintegrasi dengan kegiatan bisnis dan pendidikan. TSP digunakan sebagai sarana untuk menginisiasi dan mengalirkan pengetahuan dan teknologi diantara lembaga litbang, universitas dan industri. TSP memfasilitasi tumbuhkembangnya industri-industri berbasis inovasi melalui inkubasi dan proses “spin-off”‘ disamping menyediakan jasa-jasa bernilai ekonomi tinggi dalam suatu kawasan yang dilengkapi fasilitas berkualitas tinggi. Selain itu kawasan ini juga dapat berfungsi sebagai show windows untuk display hasil penelitian dan penyebarluasan inovasi.

Untuk mencapai tujuan dari adanya TSP Balittri ini, pembangunan dan pengembangan dilakukan secara bertahap sejak tahun anggaran 2018 yang nantinya akan berakhir penganggarannya di tahun 2021. Dalam rangka pendampingan dan pengawasan untuk mencapai target sesuai tujuan tersebut, tim upaya khusus pengembangan Taman Sains dan Teknologi Pertanian Balitbangtan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pada tanggal 17-18 Juni 2019. Agenda monev hari pertama adalah mendengar pemaparan penanggungjawab TSP Balittri (Ir. Dibyo Pranowo) yang diadakan di Ruang Rapat 1A Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun).

Penanggungjawab memberikan penjelasan mengenai data perkembangan pelaksanaan TSP yang telah dicapai mulai awal tahun 2018 hingga pertengahan 2019 di depan para evaluator dan audiens yang hadir. Dalam ulasan yang diberikan oleh hampir seluruh tim evaluator, TSP Balittri memperoleh apresiasi yang tinggi karena dapat memanfaatkan segala sumber daya yang diberikan secara optimal untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan didalam grand desain. Hal yang sama juga dilontarkan oleh Drs. Edy Sugiyanto dan Dr. Ropik, S.IP., M.Si yang merupakan tim dari upaya khusus yang ditunjuk untuk melakukan monev lapang, selain beberapa tambahan saran konstruktif untuk menyempurnakan yang telah dilakukan selama ini.

Kepala Balittri, Ir. Syafaruddin, Ph.D., juga menambahkan beberapa hal menanggapi saran-saran tersebut sehingga harapan untuk dapat segera memenuhi tujuan dan target yang telah dirancang dalam grand desain TSP Balittri dapat tercapai secara optimal.

 

Artikel terkait