-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

Kalender Tanam
Lapor.go.id
pui-balittri
TV-TANI
WBS
Sigap UPG
Saber Pungli
SKM
PPID
WBK
perpus_digital
satu-layanan
Ejurnal
Pakar Kopi

Kalender Kegiatan

Social Media

Download

Online

Terdapat 110 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1290344
Peluang dan Tantangan Pustakawan dalam Revolusi Industri 4.0 PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Intan Nurhayati   
Rabu, 26 Juni 2019 07:30

Revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan adanya industri berbasis digital, ilmu komputer, Internet of Things (IoT), dan analisa big data, menimbulkan disrupsi dalam berbagai aspek kehidupan. Mau tidak mau, kita harus bisa menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan bila tidak ingin tergerus oleh disrupsi tersebut. Bagi pustakawan, revolusi industri memberikan peluang sekaligus tantangan agar tetap bisa eksis dan memberikan layanan yang prima kepada pemustaka.

Dalam upaya membekali pustakawan/pengelola perpustakaan di lingkup Kementerian Pertanian (Kementan), Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) kembali menyelenggarakan Temu Teknis Pengelola Perpustakaan dengan tema “Revitalisasi Pustakawan dalam Pengelolaan Perpustakaan di Era Industri 4.0”, bertempat di Hotel JW Marriot Surabaya selama empat hari, 18-21 Juni 2019. Peserta temu teknis adalah pustakawan/pengelola perpustakaan satker-satker Kementan dari 33 provinsi, sebanyak 103 orang. Dalam hal ini, Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) kembali mengirimkan pustakawannya, yaitu Intan Nurhayati, S.Sos untuk mengikuti acara tersebut.

Secara resmi acara dibuka oleh Kepala PUSTAKA, Dr. Ir. Lely Nuryati, M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan “Untuk memberikan layanan yang prima, Pustakawan harus membangun citra positif profesinya dan tentunya tidak hanya memberikan kinerja terbaik tetapi harus excellent, kerja cepat, fokus, dan berorientasi pada hasil. Pelayanan dilakukan dengan ikhlas agar menjadi berkah dan menjadi ladang pahala bagi pustakawan.”

Narasumber yang dihadirkan berasal dari kalangan akademisi dan praktisi, diantaranya adalah Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc. Es, Ph.D. (Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember) dan Ida Fajar Priyanto, Ph.D. (Dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Gajah Mada), Yogi Hartono (Manajer Library and Archives Media CNN Indonesia) yang memaparkan mengenai karakter dan soft skill yang patut dimiliki oleh pustakawan dalam era revolusi 4.0. Tak hanya itu, peserta berkesempatan mendapatkan pengetahuan mengenai pengelolaan dan pemetaan jabatan funsional pustakawan yang disampaikan oleh perwakilan dari Biro Organisai dan Kepegawaian Kementerian Pertanian. Pada hari kedua, peserta mendapatkan pelatihan teknis dalam pemanfaatan INLISLite untuk pengembangan otomasi perpustakaan oleh tim pengembang dari Perpustakaan Nasional. Ke depannya, INLISLite akan diaplikasikan dalam otomasi pengelolaan perpustakaan di lingkup Kementan.

 

Artikel terkait