-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

SKM
TV-TANI
Saber Pungli
WBS
WBK
Lapor.go.id
perpus_digital
PPID
Sigap UPG
satu-layanan
Ejurnal
Kalender Tanam

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 11 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 899928

Warning: copy() [function.copy]: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/mavikthumbnails.php on line 674

Warning: copy(http://balittri.litbang.deptan.go.id/images/stories/Resize%20of%20IMG_3426.JPG) [function.copy]: failed to open stream: No such file or directory in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/mavikthumbnails.php on line 674

Warning: copy(http://balittri.litbang.pertanian.go.id/images/stories/Resize%20of%20IMG_3426.JPG) [function.copy]: failed to open stream: Connection refused in /var/home/vhosts/balittri/public/plugins/content/mavikthumbnails.php on line 674
Kunjungan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke Kebun Balittri PDF Cetak E-mail
Artikel
Oleh Administrator   
Jumat, 10 Februari 2012 14:58

Pada hari sabtu tanggal 28 Januari 2012 Balittri kedatangan tamu dari kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Wakil menteri ESDM Bapak Prof. Widjajono Partowidagdo menyempatkan kujungan ke Balittri untuk melihat secara langsung teknologi yang telah dikembangkan di Balittri berkaitan dengan pengolahan minyak nabati menjadi bahan bakar (Biodiesel) dan potensi tanaman kemiri minyak (Reutealis trisperma Blanco) sebagai pengganti Bahan Bakar Minyak (BBM).

 

Pada acara tersebut Wamen ESDM disambut kepala Balittri dan Penjab instalasi laboratorium teknologi Balittri kemudian langsung dipresentasikan potensi tanaman-tanaman penghasil minyak nabati yang dapat digunakan sebagai bahan baku Biodiesel seperti Jarak Pagar, Nyamplung, Kesambi, Kepuh dan Kemiri Minyak. Kemiri minyak merupakan tanaman yang paling potensial dikembangkan untuk konservasi lahan dan menjadi penghasil Biodiesel disamping jarak pagar yang lebih dulu dikembangkan.

 

 

Selanjutnya ditunjukkan proses pengolahan biji tanaman tersebut menjadi Biodiesel (bahan baku yang tersedia saat itu adalah biji jarak pagar). Dimulai dari alat pemecah buah jarak untuk mendapatkan biji jarak pagar (kapsul) dan memisahkan dari kulit buahnya. Kemudian alat ekstraksi/pemeras minyak dari biji (screw press)  menghasilkan minyak kasar dan bungkil. Proses selanjutnya minyak kasar difiltrasi dengan spinner/sentrifuge baru masuk ke unit reaktor Biodiesel hybrid hasil rekayasa teknologi Balittri untuk reaksi trans-esterifikasi dan pemurnian sehingga dihasilkan Biodiesel yang langsung bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar mesin diesel.

 

Hasil samping dari proses ekstraksi berupa bungkil biji, dengan optimalisasi teknologi dapat diproses lagi menjadi berbagai produk seperti biogas, pupuk organik dan pakan ternak. Dari 3 kg bungkil kemiri minyak dapat dihasilkan kurang lebih 1,5 m3 Biogas yang setara dengan 1 liter minyak tanah. Limbah pemrosesan biogas dari bungkil (sludge-nya) juga diproses lebih lanjut menjadi pupuk organik karena kandungan unsur hara yang dikandungnya relatif tinggi.

 

Pada kesempatan tersebut ditunjukkan aplikasi Biodiesel kemiri minyak pada mesin diesel pompa air yang menunjukkan performa baik dan lebih ramah terhadap mesin daripada solar. Bapak Wamen juga berkesempatan mencoba sendiri naik mobil bermesin diesel yang sebelumnya diisi langsung dengan Biodiesel kemiri minyak produksi laboratorium Balittri.

 

Selain minyak nabati, di dalam biji kemiri minyak juga mengandung senyawa metabolit sekunder yang mampu berperan sebagai pestisida alami. Sehingga dalam pemanfaatannya dapat digunakan sebagai sarana produksi bagi para petani dalam pengendalian hama dan penyakit. Saat ini formula pestisida Nabati dari kemiri minyak ini sedang dikembangkan oleh tim peneliti Balittri.