Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
TV-TANI
Saber Pungli
satu-layanan
Ejurnal
perpus_digital
Kalender Tanam
WBK
Pakar Kopi
SKM
LPSE
PPID
Sigap UPG
pui-balittri
Lapor.go.id
WBS

Kalender Kegiatan

Video

Social Media

Download

Online

Terdapat 22 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 1543756
BENIH KOPI ARABIKA SIGARAR UTANG BERSERTIFIKAT DI SUMATERA UTARA PDF Cetak E-mail
Info Teknologi
Oleh Tajul Iflah   
Rabu, 27 November 2019 12:14

Indonesia memiliki sejumlah kopi dengan kualitas terbaik yang tidak dimiliki oleh negara penghasil kopi lainnya. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah varietas unggul yang diperoleh dari benih unggul bersertifikat. Dari sekian banyak varietas yang ada, varietas Sigarar Utang yang berasal dari Propinsi Sumatera Utara merupakan varietas yang sangat dikenal di kalangan pecinta, penikmat dan pemerhati kopi karena memiliki ragam keunggulan sehingga tidak dipungkiri benih varietas Sigarar Utang menjadi salah satu benih primadona untuk dikembangkan. Penyediaan benih Sigarar Utang bersertifikat sampai saat ini masih mengalami berbagai kendala tidak terkecuali di Propinsi Sumatera Utara sebagai daerah asal varietas ini. Penggunaan benih bersertifikat memberikan banyak keuntungan diantaranya dapat menjamin keseragaman karakteristik morfologi dari varietas Arabika Sigarar Utang (Tabel 1).

Satu-satunya kebun kopi di Sumatera Utara yang telah menyediakan benih varietas Arabika bersertifikat terletak di Desa Siarang-Arang, Kabupaten Tapanuli Utara, Propinsi Sumatera Utara. Kebun ini sudah ditetapkan sebagai penyedia benih sebar yang ditandai dengan label berwarna biru. Ketersediaan benih bersertifikat secara kualitas dan kuantiti dari kebun ini sangat diharapkan mengingat tiga pohon induk kopi Arabika Sigarar Utang yang berada di di Desa Batu Gajah, Paranginan, Lintong, Humbang pada saat ini sudah mati. Dengan kondisi demikian sudah menjadi keharusan bagi dinas terkait untuk segera meremajakan kembali pertanaman kopi yang sudah mencapai umur 20 tahun yang terdapat di kebun ini (Meynarti Sari Dewi Ibrahim/Medkom Perkebunan Volume 6 Nomor 5 Mei 2018)

 

Artikel terkait