-->
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

TV-TANI
Kalender Tanam
Saber Pungli
satu-layanan
WBS
Sigap UPG
Lapor.go.id
PPID
SKM
perpus_digital
WBK
Ejurnal

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 33 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 876449
EFEK POSITIF PENGGUNAAN MINYAK CENGKEH DAN SERAI WANGI TERHADAP BUSUK BUAH KAKAO PDF Cetak E-mail
Info Teknologi
Oleh Widi Amaria   
Sabtu, 02 Juli 2016 06:21

Busuk buah kakao (Phytophthora palmivora) dapat menurunkan produksi kakao antara 20%-30%. Pengendalian penyakit dengan fungisida nabati saat ini banyak dikembangkan, dengan tujuan mengurangi dampak negatif dari fungisida sintetik. Fungisida nabati yang digunakan adalah minyak cengkeh dan serai wangi karena mudah didapat dan bersifat fungisidal.

Peneliti proteksi tanaman Balittri melakukan pengujian dengan menggunakan: 1) minyak cengkeh+serai wangi, 2) minyak cengkeh+asam salisilat, 3) minyak cengkeh+silikon, 4) serai wangi+asam salisilat, 5) serai wangi+silikon, 6) fungisida sintetik sebagai pembanding, dan 7) kontrol. Larutan formula (5 ml/liter) disemprotkan pada buah setiap 2 minggu sekali sampai buah masak atau dipanen. Parameter yang diamati adalah persentase serangan, intensitas serangan, kadar senyawa fenol, dan bobot biji kakao.

Gejala serangan busuk buah kakao: (a) gejala awal, bercak cokelat kehitaman, (b) gejala lanjut, seluruh daging buah berwarna cokelat kehitaman dan permukaannya ditumbuhi hifa jamur, dan (c) biji membusuk (Dok: Rita Harni)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula fungisida nabati cengkeh dan serai wangi yang diperkaya dengan asam salisilat dan silikon dapat menekan intensitas serangan penyakit busuk buah kakao (Phytophthora palmivora) sebesar 20,48%-65,62%, tidak berbeda nyata dengan fungisida sintetik (73,15%). Besarnya tingkat penekanan penyakit sejalan dengan kandungan senyawa fenol pada kuit buah kakao. Semakin tinggi kadar fenol pada kulit buah, maka semakin tinggi penekanan penyakit busuk buah kakao (Phytophthora palmivora). Penggunaan formula fungisida nabati dapat menekan kehilangan produksi kakao 23,94%-43,02%. Formula terbaik dan dapat dianjurkan untuk pengendalian penyakit busuk buah kakao (Phytophthora palmivora) adalah minyak cengkeh+serai wangi, cengkeh+asam salisilat, dan serai wangi+silikon. (WA)

Sumber:
Pengaruh Formula Fungisida Nabati Minyak Cengkeh dan Serai Wangi terhadap Penyakit Busuk Buah Kakao
(Rita Harni, Efi Taufiq, Widi Amaria)
Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar Vol 1, No 1 (2014): 41-48